VivaNusantara – Sejumlah warga mengeluhkan kenaikan harga bahan pokok dan gas elpiji 3 kilogram yang terjadi menjelang Hari Raya Idulfitri. Kenaikan ini disebut sebagai persoalan tahunan yang terus berulang.
Dari pantauan dan laporan warga di sejumlah pasar, harga beras dilaporkan menembus Rp90 ribu per sak untuk ukuran 5 Kg (jenis tertentu), yang biasanya hanya Rp85 ribu. Selain itu, harga bawang merah, bawang putih, minyak goreng, hingga daging ayam juga mengalami kenaikan.
Tak hanya sembako, harga gas elpiji 3 kilogram juga dikeluhkan masyarakat. Seorang warga mengaku harus membeli gas melon seharga Rp40 ribu per tabung.
“Barusan mau beli gas 3 kg, wow Rp40 ribu. Sangat memberatkan masyarakat. Adakah pengawasan?” keluh seorang warga.
Warga menyebut kondisi ini hampir selalu terjadi setiap tahun menjelang Lebaran. Bahkan, di beberapa titik penjualan, gas elpiji 3 kg disebut kerap kosong saat permintaan meningkat.
Kenaikan harga kebutuhan pokok menjelang hari besar keagamaan memang kerap dipicu meningkatnya permintaan masyarakat. Namun demikian, warga berharap ada langkah pengawasan dan stabilisasi harga dari pemerintah agar lonjakan tidak terlalu membebani.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari instansi terkait mengenai penyebab kenaikan harga serta langkah pengendalian yang akan dilakukan. (TW)
Editor : TW