Home DaerahKota SamarindaBMKG Keluarkan Peringatan Dini, Hujan Lebat Berpotensi Disertai Petir dan Angin Kencang di Kaltim

BMKG Keluarkan Peringatan Dini, Hujan Lebat Berpotensi Disertai Petir dan Angin Kencang di Kaltim

by Redaksi
0 comments

SAMARINDA – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika melalui BMKG Kalimantan Timur mengeluarkan update peringatan dini cuaca pada Jumat (27/2/2026) pukul 03.55 WITA.

Tiang listrik di Cendana roboh diduga akibat angin kencang semalam

Dalam rilis tersebut, hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang dapat disertai kilat/petir dan angin kencang diprakirakan terjadi mulai pukul 04.00 WITA di sejumlah wilayah Kalimantan Timur.

Wilayah yang berpotensi terdampak antara lain:
Kabupaten Paser: Long Kali
Kabupaten Kutai Kartanegara: Muara Muntai, Loa Kulu, Loa Janan, Anggana, Muara Badak, Sebulu, Kota Bangun, Kenohan, Muara Kaman, Muara Jawa, Sanga Sanga, Muara Wis
Kabupaten Kutai Barat: Long Iram, Melak, Barong Tongkok, Damai, Muara Lawa, Muara Pahu, Jempang, Bongan, Penyinggahan, Linggang Bigung, Nyuatan, Siluq Ngurai, Mook Manaar Bulatn, Tering, Sekolaq Darat
Kabupaten Penajam Paser Utara: Penajam, Sepaku
Kabupaten Mahakam Ulu: Long Hubung, Laham
Kota Balikpapan: Balikpapan Timur, Balikpapan Utara
Kota Samarinda: Palaran.

BMKG juga menyebutkan potensi hujan dapat meluas ke wilayah:
Kabupaten Kutai Kartanegara: Tenggarong, Kembang Janggut, Samboja, Tenggarong Seberang, Marang Kayu
Kota Balikpapan: Balikpapan Barat, Balikpapan Selatan
Kota Samarinda: Samarinda Seberang, Samarinda Ulu, Samarinda Ilir, Samarinda Utara, Sungai Kunjang, Sambutan, Sungai Pinang, Samarinda Kota, Loa Janan Ilir.

Kondisi cuaca tersebut diperkirakan masih akan berlangsung hingga pukul 07.00 WITA.

Pohon tumbang pagi ini Jumat (27/2/2026) di Kampung Pinang, Tenggarong – Samarinda
Foto : BPBD Kukar

Masyarakat diimbau untuk tetap waspada terhadap potensi genangan, pohon tumbang, serta gangguan aktivitas akibat angin kencang dan sambaran petir. Update informasi cuaca dapat diakses melalui laman resmi BMKG.

Sumber : BMKG
Editor : TW

You may also like