Home DaerahKota SamarindaPortal Mahkota 2 Kembali Ditabrak Truk, Warga Minta Pos Dishub Diaktifkan

Portal Mahkota 2 Kembali Ditabrak Truk, Warga Minta Pos Dishub Diaktifkan

by Redaksi
0 comments

Samarinda, VivaNusantara – Insiden kembali terjadi di kawasan Jembatan Mahkota 2. Sebuah truk dilaporkan menabrak portal pembatas tinggi kendaraan di akses masuk jembatan tersebut, Jumat malam (27/2/2026), sehingga sempat menyebabkan kemacetan.

Kondisi portal setelah ditrabak menjadi miring dan tidak rata disinyalir membahayakan pengendara yang melintas di bawahnya.
Foto Diskominfo Samarinda

Peristiwa ini menambah daftar kejadian serupa di jalur penghubung strategis tersebut. Portal yang dipasang sebagai pembatas kendaraan bertonase dan berdimensi tinggi kembali dihantam kendaraan yang diduga melebihi batas tinggi yang diizinkan.

Diduga Tak Perhitungkan Tinggi Muatan

Informasi sementara di lapangan menyebutkan, truk melaju dari arah kota menuju seberang Sungai Mahakam. Sopir diduga tidak memperhitungkan tinggi muatan sehingga menghantam palang besi portal.

Benturan menyebabkan bagian atas kendaraan mengalami kerusakan dan arus lalu lintas tersendat karena posisi truk sempat melintang di bawah portal.
Petugas kepolisian dan instansi terkait terlihat melakukan pengaturan lalu lintas untuk mengurai kepadatan kendaraan.

Warga Soroti Pos Dishub yang Kosong

Sejumlah warga menyampaikan agar pemerintah mengaktifkan kembali pos penjagaan Dinas Perhubungan (Dishub) yang berada di sekitar muara jembatan, tepatnya di wilayah Sungai Kapih.

Pos penjagaan yang tidak difungsikan sebagaimana mestinya

Menurut warga, pos tersebut sudah lama kosong dan tidak difungsikan secara optimal.

“Saran kami kalau bisa diaktifkan lagi pos Dishub dengan sistem shift. Selama ini posnya kosong dan hanya dijadikan tempat rehat orang-orang yang tidak dikenal. Kalau aktif, kendaraan yang tidak memadai bisa dipantau dan ditahan sebelum melintas,” ujar salah satu warga yang kerap memantau lalu lintas di sekitar lokasi.

Warga berharap dengan adanya petugas siaga secara bergiliran, kendaraan over dimension over loading (ODOL) dapat dicegah masuk dan melintas di atas jembatan.

Perlu Pengawasan Lebih Ketat

Insiden portal ditabrak dinilai bukan sekadar kelalaian sopir, tetapi juga lemahnya pengawasan kendaraan berat yang melintas di jalur tersebut.

Selain berpotensi merusak fasilitas publik, kendaraan dengan dimensi dan muatan berlebih juga berisiko terhadap keselamatan pengguna jalan lainnya.

Hingga berita ini diturunkan, arus lalu lintas di sekitar Mahkota 2 berangsur normal setelah kendaraan berhasil dievakuasi.(TW)

Ediror : TW

You may also like