Home DaerahKota SamarindaDPRD Kaltim: Ratusan Usulan Warga “Ditunda Sambil Nunggu Kesepakatan”

DPRD Kaltim: Ratusan Usulan Warga “Ditunda Sambil Nunggu Kesepakatan”

by Redaksi
0 comments

Samarinda, VivaNusantara – Ratusan usulan masyarakat di DPRD Kalimantan Timur sepertinya sedang masuk “mode tidur siang”. Anggota Komisi III, Muhammad Samsun, menegaskan tanpa kesepakatan antara DPRD dan pemerintah provinsi, semua usulan warga cuma numpang lewat di kamus usulan—diterima tapi tidak dijanjikan.

“Kalau tidak ada kesepakatan, berarti itu tidak bisa digunakan sebagai dasar penyusunan RKPD,” kata Samsun, Senin (30/3/2026). Artinya, jalan lingkungan, semenisasi gang, dan irigasi bisa jadi cuma wacana indah di atas kertas.

Aspirasi Warga vs Drama DPRD

Samsun menegaskan, semua usulan ini murni hasil “safari reses” DPRD ke lapangan, bukan inisiatif legislatif. Jadi kalau ada yang protes, jangan salahkan DPRD—ini murni suara rakyat yang terjebak di meja rapat.

Dari 313 usulan, tersisa 160 yang dianggap prioritas, termasuk 50 bankeu untuk kabupaten/kota. Tapi sampai sekarang, belum ada kepastian dari pemerintah provinsi. Samsun menggambarkannya dengan kata-kata yang pas: “diterima tapi tidak dijanjikan”.

Bantuan Keuangan Jadi Drama Utama

Perdebatan paling seru ternyata ada di alokasi bankeu. DPRD dan TAPD belum sejalan—bisa dibilang drama klasik anggaran daerah. Samsun menegaskan, alasan keterbatasan anggaran terlalu dini jika dipakai sekarang. “Ini baru niat untuk bantu rakyat, belum angka resmi. Kalau ditutup dari awal, ya namanya cuma basa-basi,” katanya.

Moral Cerita

Intinya, warga bisa berharap sambil bersabar, karena kesepakatan DPRD dan Pemprov Kaltim sedang “diet kesepakatan”—pelan, penuh drama, tapi belum pasti kapan rampung. Samsun mengingatkan, dukungan pada program gubernur boleh ada, tapi aspirasi rakyat jangan ditinggal di meja rapat.(*)
Editor : TW

You may also like