Home DaerahKota SamarindaRelawan Digigit Ular Cobra, Sempat Terlantar Hampir Sejam di RSUD AWS, Wawali Samarinda Turun Menjenguk

Relawan Digigit Ular Cobra, Sempat Terlantar Hampir Sejam di RSUD AWS, Wawali Samarinda Turun Menjenguk

by Redaksi
0 comments

Samarinda, VivaNusantara — Seorang relawan dilaporkan menjadi korban gigitan ular cobra pada Sabtu malam (29/3/2026) sekitar pukul 23.30 WITA. Korban sempat tidak mendapatkan penanganan medis selama hampir satu jam setelah tiba di rumah sakit.

Informasi yang dihimpun, korban langsung dilarikan ke RSUD Abdul Wahab Sjahranie (AWS) untuk mendapatkan pertolongan. Namun hingga menjelang dini hari, penanganan medis disebut belum maksimal dilakukan.

“Izin bang, ada rekan relawan digigit ular cobra sejak setengah 12 malam sampai sekarang belum tertangani,” demikian pesan yang diterima redaksi pada pukul 02.37 WITA.

Kondisi tersebut memicu keprihatinan sesama relawan yang turut mendampingi di lokasi. Mereka berharap korban segera mendapatkan penanganan medis intensif mengingat gigitan ular berbisa tinggi seperti cobra berpotensi mengancam nyawa.

Sekitar pukul 03.15 WITA, personel piket Unit Pamapta dilaporkan turun langsung ke rumah sakit untuk mendampingi para relawan. Mereka juga memberikan bantuan logistik berupa minuman dan roti kepada keluarga dan rekan korban.

Peristiwa ini juga mendapat perhatian dari Pemerintah Kota Samarinda. Wakil Wali Kota Samarinda dilaporkan turut menjenguk korban di rumah sakit untuk memastikan kondisi relawan serta mendorong percepatan penanganan medis.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak rumah sakit terkait penyebab keterlambatan penanganan medis terhadap korban.

Kasus ini kembali menyoroti pentingnya kesiapan fasilitas kesehatan dalam menangani kasus darurat, khususnya gigitan ular berbisa yang membutuhkan respons cepat dan ketersediaan serum anti bisa.

(Tim Redaksi VivaNusantara)
Editor : TW

 

PENGUMUMAN
INFO TARUNA SAMARINDA

 

Cuaca panas yang terjadi saat ini berpotensi membuat hewan melata, khususnya ular, keluar dari habitatnya dan masuk ke permukiman warga.

 

Masyarakat diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kemunculan ular di lingkungan sekitar.

 

Dilaporkan terdapat dua korban akibat gigitan dan semburan ular kobra yang saat ini sedang dirawat di RSUD AW Sjahranie Samarinda.

Kondisi ini menjadi perhatian serius karena risiko gigitan ular berbisa dapat membahayakan keselamatan.

 

Imbauan untuk Relawan:

– Selalu mengutamakan keselamatan saat melakukan penanganan hewan, khususnya ular.
– Gunakan perlengkapan keselamatan (safety) yang lengkap dan sesuai standar.
– Jangan gegabah atau bertindak tanpa perhitungan saat melakukan evakuasi, terutama terhadap ular berbisa.

 

Imbauan untuk Masyarakat:

– Jangan mencoba menangani ular secara mandiri.
– Segera hubungi relawan atau pihak berwenang jika menemukan ular di lingkungan sekitar.
– Pastikan lingkungan rumah bersih dari tumpukan barang atau semak yang berpotensi menjadi tempat persembunyian ular.
– Tetap waspada dan utamakan keselamatan bersama.

 

Tertanda,

INFO TARUNA SAMARINDA

You may also like