Home DaerahKota SamarindaRotasi 91 ASN, Pemprov Kaltim Bersih-Bersih Pejabat Struktural

Rotasi 91 ASN, Pemprov Kaltim Bersih-Bersih Pejabat Struktural

by Redaksi
0 comments

Samarinda, VivaNusantara – Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur mulai merapikan kembali struktur birokrasi yang sempat timpang akibat gelombang pensiun dan kekosongan jabatan strategis. Sebanyak 91 aparatur sipil negara resmi dilantik dan dirotasi dalam satu rangkaian pelantikan yang dipimpin langsung Gubernur Kaltim Rudy Mas’ud, Senin (22/12/2025).

Langkah ini menjadi sinyal bahwa Pemprov Kaltim tengah menyiapkan fase baru penataan organisasi, sekaligus membuka jalan menuju seleksi terbuka jabatan-jabatan kunci yang masih kosong.

Dari total ASN yang dilantik, hanya tujuh orang menduduki jabatan pimpinan tinggi pratama (eselon II). Selebihnya berasal dari jenjang eselon III dan IV, mencerminkan fokus pemerintah pada penguatan struktur kerja di level teknis dan operasional.

Salah satu rotasi yang menyita perhatian adalah pergeseran Siti Farisyah Yana dari jabatan Kepala Dinas Pangan, Tanaman Pangan, dan Hortikultura ke posisi Staf Ahli Gubernur Bidang Ekonomi, Keuangan, dan Pembangunan. Setelah lima tahun mengelola sektor pangan, Yana kini berada di lingkar strategis perumusan kebijakan.

Menanggapi posisi barunya, Yana menepis anggapan bahwa staf ahli identik dengan peran pasif.

“Justru di posisi ini saya bisa melihat persoalan lintas sektor secara lebih utuh. Staf ahli berfungsi memberi perspektif, bukan sekadar menjalankan rutinitas,” ujarnya.

Ia menyebut isu pangan, pertanian, dan ketahanan ekonomi tetap menjadi bagian dari perhatian utamanya, namun kini dengan sudut pandang kebijakan yang lebih luas.

Perombakan juga menyentuh sejumlah organisasi perangkat daerah lain. Fahmi Himawan dipercaya memimpin Dinas Pangan menggantikan Yana. Buyung Dodi Gunawan ditugaskan memimpin Badan Penanggulangan Bencana Daerah, sementara Joko Istanto beralih ke Dinas Lingkungan Hidup.

Di sektor perencanaan dan pelayanan publik, Muhaimin yang sebelumnya menjabat Sekretaris Daerah Kota Balikpapan kini mengisi kursi Kepala Bappeda Kaltim. Yusliando digeser ke Dinas Perhubungan, dan Lisa Hasliana dipercaya menakhodai Dinas Perpustakaan dan Kearsipan.

Gubernur Rudy Mas’ud menegaskan bahwa rotasi ini bukan sekadar agenda administratif, melainkan bagian dari upaya membangun birokrasi yang lebih lincah dan adaptif.

“Pemerintahan ke depan membutuhkan pejabat yang tidak hanya memahami aturan, tetapi juga mampu membaca tantangan dan bergerak cepat,” ujarnya usai pelantikan.

Ia mengakui, sejumlah jabatan eselon II sempat kosong dalam beberapa bulan terakhir, terutama setelah pensiun massal pejabat pada Oktober lalu. Keterlambatan pengisian posisi tersebut dipengaruhi padatnya agenda pemerintahan, termasuk pembahasan laporan pertanggungjawaban anggaran 2025.

Meski demikian, Rudy memastikan bahwa pengisian jabatan ke depan akan dilakukan melalui mekanisme yang lebih kompetitif. Sejumlah kursi strategis seperti Kepala Dinas Pendidikan, Dinas Perkebunan, Dinas Pemuda dan Olahraga, Badan Pendapatan Daerah, Asisten III Setda Kaltim, hingga pimpinan dua rumah sakit daerah masih diisi pelaksana tugas.

“Semua jabatan itu akan dibuka melalui seleksi terbuka. Tidak ada jalur khusus atau penunjukan tertutup,” tegasnya.

Pelaksana Tugas Kepala Badan Kepegawaian Daerah Kaltim, Yuli Fitrianti, menambahkan bahwa seleksi terbuka nantinya memberi ruang promosi bagi ASN lintas jenjang, termasuk dari eselon III ke eselon II.

“Kesempatan akan dibuka luas selama memenuhi kualifikasi dan lulus uji kompetensi. Prosesnya bekerja sama dengan BKN dan menggunakan sistem pendaftaran nasional,” jelas Yuli.

Saat ini, pemerintah daerah masih mematangkan pembentukan panitia seleksi sebagai tahap awal pelaksanaan lelang jabatan yang dijadwalkan berlangsung antara Januari hingga Maret 2026.

Penulis: Ellysa
Editor: Lisa

You may also like