Home DaerahKota Samarinda15 Kejadian Warnai Malam Tahun Baru, Samarinda Aman Terkendali hingga Pagi

15 Kejadian Warnai Malam Tahun Baru, Samarinda Aman Terkendali hingga Pagi

by Redaksi
0 comments

Samarinda, VivaNusantara – Malam pergantian tahun 2025 menuju 2026, Kota Samarinda diwarnai sejumlah insiden yang menuntut kesiapsiagaan penuh aparat dan relawan. Sepanjang masa pemantauan sejak Rabu malam hingga Kamis dini hari, tercatat 15 kejadian di berbagai titik kota, mayoritas berupa kecelakaan lalu lintas dan sejumlah peristiwa non-laka.

Berdasarkan laporan Info Taruna Samarinda, pemantauan berlangsung sejak pukul 20.50 Wita hingga 05.00 Wita. Dalam rentang waktu tersebut, terdapat 9 kejadian kecelakaan lalu lintas, yang tersebar di sejumlah ruas jalan utama, seperti kawasan Slamet Riyadi, Batu Besaung, Panjaitan, A.W. Syahranie, hingga Siradj Salman. Seluruh korban berhasil dievakuasi dengan cepat oleh tim medis dan relawan ke rumah sakit rujukan, di antaranya RS SMC dan RS AWS.

Selain kecelakaan, petugas juga menangani 6 kejadian non-laka, mulai dari percikan api pada tiang listrik, dua potensi kebakaran di wilayah Samarinda Seberang, hingga penanganan seorang warga yang membutuhkan pertolongan medis. Di Jalan Cermai, seorang warga mengalami luka akibat kembang api, sementara di Jalan Lambung Mangkurat, 16 orang diamankan Polsekta Sungai Pinang karena menyalakan petasan dan kemudian diberikan pembinaan.

Respons cepat juga dilakukan di Jalan Sejati, di mana Unit Lais dua kali mengevakuasi korban kecelakaan dalam selang waktu berbeda. Pada kejadian terakhir, korban dilaporkan dalam kondisi stabil dan dapat melanjutkan perjalanan.

Meski diwarnai berbagai kejadian, seluruh peristiwa dapat ditangani secara cepat dan terukur. Tidak ada gangguan keamanan yang menonjol, dan situasi Kota Samarinda hingga pagi hari dilaporkan tetap aman dan terkendali berkat sinergi TNI–Polri, pemerintah daerah, serta relawan kemanusiaan.

Sementara itu, di Teras Samarinda, ribuan warga memadati kawasan pusat kota untuk menyambut pergantian tahun. Mendekati detik-detik pergantian tahun, suasana semakin semarak ketika kembang api menghiasi langit malam, disambut sorak dan harapan baru dari masyarakat.

Usai rangkaian hiburan, acara dilanjutkan dengan doa bersama bagi para korban bencana alam di Sumatra dan Aceh, menghadirkan nuansa reflektif di tengah perayaan.

Wali Kota Samarinda, Andi Harun, menegaskan bahwa perayaan tahun baru tidak hanya dimaknai sebagai pesta, melainkan juga sebagai ruang evaluasi bersama.

“Pergantian tahun ini kita jadikan momentum refleksi,” bebernya, Rabu (31/12/2025) malam.

Ia menambahkan, pergantian tahun menjadi momen penting bagi seluruh elemen kota untuk berhenti sejenak, menilai perjalanan yang telah dilalui, sekaligus menyiapkan langkah perbaikan ke depan demi pembangunan Samarinda yang lebih baik.

“Kita sambut tahun baru dengan kesadaran atas apa yang telah dicapai dan apa yang masih perlu kita perbaiki bersama,” tutupnya.

Penulis: Ellysa
Editor: Lisa

You may also like