Home DaerahKota SamarindaFKUB Samarinda Siapkan 8 Program untuk Perkuat Kerukunan hingga 2027

FKUB Samarinda Siapkan 8 Program untuk Perkuat Kerukunan hingga 2027

by Redaksi
0 comments

Samarinda, VivaNusantara — Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Samarinda mulai menyiapkan langkah kerja untuk memperkuat kerukunan di tengah masyarakat. Melalui Rapat Kerja (Raker) yang digelar Sabtu (12/9/2026), FKUB Samarinda merumuskan delapan program kerja untuk periode 2026–2027, dengan sasaran mulai dari penguatan kelembagaan di tingkat kecamatan hingga pelibatan generasi muda dan perempuan lintas agama.

Raker berlangsung di Sekretariat FKUB Samarinda, Jalan Dahlia, dan dipimpin Ketua FKUB Samarinda Syaparudin. Kegiatan tersebut dihadiri jajaran pengurus dan dibuka Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Samarinda, Yosua Laden Mering.

Raker FKUB Samarinda — Ketua FKUB Samarinda Syaparudin memimpin rapat kerja yang menetapkan delapan program kerja periode 2026–2027 untuk memperkuat kerukunan umat beragama di Samarinda. foto : istimewa

Dalam arahannya, Yosua menekankan pentingnya kekompakan dan koordinasi antar pengurus dalam menjalankan program FKUB. Ia juga mendorong agar FKUB Samarinda segera memperluas kelembagaannya hingga tingkat kecamatan.

Selain itu, Yosua mendorong pembentukan wadah yang dapat menjadi ruang partisipasi pemuda dan perempuan lintas agama.

“Kerja sama sesama pengurus harus lebih kompak lagi,” kata Yosua.

Usai pembukaan, raker dilanjutkan dengan pemaparan usulan dari sejumlah kelompok kerja. Paparan disampaikan antara lain oleh Koordinator Pokja Rekonsiliasi Suwoko, Koordinator Pokja Rekomendasi Tejo Sutarnoto, serta Koordinator Pokja Sosialisasi Damingun.

foto : istimewa

Ketua FKUB Samarinda Syaparudin mengatakan penyusunan program tersebut diarahkan agar keberadaan FKUB semakin dekat dengan masyarakat.

“Kerukunan tidak boleh berhenti pada dialog antarpemuka agama. FKUB harus hadir lebih dekat dengan masyarakat,” ujar Syaparudin.

Menurutnya, delapan program yang dirumuskan dalam raker akan menjadi agenda kerja FKUB Samarinda selama satu tahun ke depan.

“Program ini kami dorong bertahap dan terukur, dengan melibatkan berbagai unsur masyarakat,” katanya.

Delapan Program Kerja

Delapan agenda yang dirumuskan FKUB Samarinda meliputi:

1. Pembentukan FKUB tingkat kecamatan, sekaligus sosialisasi Peraturan Bersama Menteri Agama dan Menteri Dalam Negeri Nomor 9 dan Nomor 8 Tahun 2006.

2. Pembentukan Pemuda Lintas Agama (PELITA) Samarinda dan Perempuan Lintas Agama (PERLITA) serta penguatan dialog lintas agama.

3. Peringatan Hari Toleransi Internasional di Samarinda pada November 2026.

4. FKUB Goes to School atau Sekolah Kerukunan bagi pelajar dan mahasiswa.

5. Program FKUB berbasis komunitas muda.

6. Dialog kerukunan berbasis organisasi kemasyarakatan (ormas) keagamaan.

7. Digitalisasi FKUB untuk memperluas penyebaran informasi dan edukasi mengenai kerukunan.

8. Pelatihan peningkatan kapasitas rekonsiliasi konflik bagi seluruh pengurus FKUB Samarinda.

Dengan delapan agenda tersebut, FKUB Samarinda tidak hanya memfokuskan program pada dialog lintas agama, tetapi juga membuka ruang keterlibatan yang lebih luas bagi kecamatan, lingkungan pendidikan, generasi muda, perempuan, komunitas, dan organisasi keagamaan.

Pelaksanaan program selanjutnya akan dilakukan secara bertahap melalui koordinasi dan penjadwalan sesuai kewenangan serta ketentuan yang berlaku.(*Vn)
Editor : TW

You may also like