Samarinda, VivaNusantara – Warga Jalan Gunung Pelandu, RT 13, Kelurahan Sempaja Utara, Kecamatan Sungai Pinang, digegerkan dengan penemuan potongan tubuh manusia, Sabtu (21/3/2026) sekitar pukul 13.30 Wita. Polisi kini bergerak cepat mengusut kasus yang diduga kuat berkaitan dengan tindak kekerasan berat tersebut.
Tim INAFIS Polresta Samarinda, Satreskrim, dan Polsek Sungai Pinang langsung melakukan olah TKP. Area penemuan dipasangi garis polisi untuk sterilisasi lokasi dan mencegah kerumunan warga.
Pamapta I Polresta Samarinda, Ipda Mat Bahri, menyebut potongan tubuh korban ditemukan dalam kondisi terpisah di dua titik yang berdekatan.
“Ada dua lokasi, jaraknya sekitar 70 sampai 100 meter, masih dalam satu RT,” ungkapnya.
Di lokasi pertama, aparat menemukan bagian tubuh berupa kaki, paha, dan tangan. Sementara di titik kedua, ditemukan bagian tubuh lain termasuk kepala yang dibungkus dalam karung.
“Secara keseluruhan ada sekitar lima sampai tujuh potongan, termasuk kepala yang ditemukan utuh,” jelas Bahri.
Selain itu, polisi turut mengamankan barang bukti berupa pakaian yang diduga milik korban serta dua karung yang digunakan untuk membungkus bagian tubuh.
Identitas Masih Misterius
Dari pakaian yang ditemukan, di antaranya jilbab, bra, dan celana jins, korban diduga seorang perempuan. Namun, polisi menegaskan identifikasi resmi masih menunggu hasil autopsi.
“Jenis kelamin dan identitas korban masih dalam proses pemeriksaan,” tegasnya.
Hingga saat ini, polisi belum menemukan alat yang digunakan dalam dugaan mutilasi tersebut. Pencarian lanjutan masih dilakukan di sekitar lokasi untuk melengkapi bukti.
Seluruh potongan tubuh telah dievakuasi ke RSUD Abdul Wahab Sjahranie (AWS) Samarinda untuk keperluan autopsi.
Penyidik juga tengah menggali keterangan saksi dan menelusuri kemungkinan keterkaitan kasus ini dengan laporan orang hilang. Polisi memastikan penyelidikan akan terus dikembangkan hingga pelaku terungkap. (*)
Editor : TW