Home DaerahTri Luncurkan Teknologi AI untuk Hadang Spam dan Scam di Jaringan 5G

Tri Luncurkan Teknologi AI untuk Hadang Spam dan Scam di Jaringan 5G

by Redaksi
0 comments

Jakarta, VivaNusantara – Ancaman digital berupa panggilan tak dikenal yang mengganggu, SMS mencurigakan, hingga penipuan online kini makin marak menghantui pengguna ponsel di Indonesia. Riset menunjukkan, Tanah Air bahkan menempati posisi teratas penerima spam di Asia Pasifik, dengan dua dari tiga orang mengaku diganggu setiap pekan.

Situasi ini memicu kekhawatiran, khususnya bagi generasi muda yang aktif berinteraksi di dunia digital. Bagi sebagian, ancaman tersebut tidak hanya merugikan secara finansial, tetapi juga menurunkan rasa percaya diri saat bersosialisasi di ranah online.

Menjawab tantangan ini, Indosat Ooredoo Hutchison melalui brand Tri meluncurkan Tri AI: Anti Spam/Scam. Fitur ini memanfaatkan teknologi AIvolusi 5G, yang memadukan kecerdasan buatan dengan jaringan 5G Indosat, untuk mendeteksi dan memberi peringatan terhadap potensi ancaman komunikasi digital.

Sistem ini bekerja dengan kode warna: toska untuk panggilan aman, kuning untuk nomor tak dikenal yang berpotensi spam, dan merah untuk nomor yang terindikasi penipuan. Pesan singkat yang mencurigakan juga akan disertai peringatan otomatis agar pengguna dapat segera mengantisipasi risiko.

“Tri ingin menciptakan pengalaman digital yang aman, khususnya bagi generasi muda agar dapat berkarya dan bereksplorasi tanpa rasa khawatir. Melalui teknologi ini, kami ingin menjadi mitra yang tidak hanya menyediakan jaringan cepat dan paket terjangkau, tetapi juga perlindungan digital yang mumpuni,” kata Bilal Kazmi, Director & Chief Commercial Officer Indosat Ooredoo Hutchison, Kamis (14/8/2025).

Fitur ini aktif otomatis bagi pelanggan Tri yang memiliki paket data, dengan dua opsi:

Basic – memberikan notifikasi dan peringatan SMS untuk nomor yang berpotensi mengganggu.

Plus+ – tersedia mulai Rp50.000, dengan tampilan peringatan lebih jelas, notifikasi berwarna, serta riwayat panggilan yang dapat diakses di aplikasi bima+.

Melalui langkah ini, Tri menegaskan posisinya sebagai penyedia layanan telekomunikasi yang juga berperan dalam literasi dan keamanan digital, sejalan dengan upaya memerdekakan anak muda dari ancaman dunia maya.

Penulis: Intan
Editor: Lisa

You may also like