Home NasionalKalimantanDua Korban Longsor Belimau Meninggal Dunia, Operasi SAR Dihentikan Sementara

Dua Korban Longsor Belimau Meninggal Dunia, Operasi SAR Dihentikan Sementara

by Redaksi
0 comments

Samarinda, VivaNusantara – Operasi pencarian korban tanah longsor di Jalan Belimau, Kelurahan Lempake, Kota Samarinda, resmi dihentikan sementara pada Senin sore (12/5/2025), dengan alasan keselamatan tim penyelamat. Pencarian akan kembali dilanjutkan pada Selasa pagi (13/5/2025) pukul 08.00 Wita.

Hingga sore ini, dua dari empat korban yang sebelumnya diduga tertimbun material longsor telah ditemukan dalam kondisi meninggal dunia. Keduanya diketahui bernama Andana (50) dan Nasrul (24).

Jenazah korban telah dievakuasi dan dibawa ke RSUD Abdul Wahab Sjahranie untuk proses lebih lanjut. Sedangkan dua lainnya yakni Nurul dan Safitri, hingga kini belum ditemukan.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Samarinda, Suwarso, menjelaskan bahwa penghentian sementara operasi SAR dilakukan setelah mempertimbangkan aspek keselamatan dan kondisi di lapangan.

“Setelah diskusi lebih lanjut, malam ini untuk keselamatan petugas maupun operator, pencarian kita hentikan sementara dan akan dilanjutkan kembali besok pagi pukul 08.00,” ujar Suwarso melalui pesan singkat.

Ia juga menyebutkan, BPBD telah mengerahkan dua alat berat tambahan, yakni satu unit long arm dan satu ekskavator mini, guna mempercepat pencarian dua korban lainnya yang masih tertimbun.

Selain itu, Suwarso mengimbau relawan, khususnya Karang Taruna Lempake, untuk membantu memasang penerangan di sekitar lokasi longsor, terutama di titik-titik yang dicurigai masih terdapat korban dan area rawan pergerakan tanah.

Guna menjaga visibilitas dan mengantisipasi potensi bahaya lanjutan, BPBD juga telah berkoordinasi dengan PLN untuk menambah pasokan listrik di area Gang Bulu Tangkis, salah satu akses menuju lokasi kejadian.

Penulis: Intan
Editor: Lisa

You may also like