Bontang, VivaNusantara — Sorak penonton menggema di GOR Amariq Bontang saat pebulu tangkis andalan Pokja PWI Samarinda, Adriyan, menuntaskan laga final cabang bulutangkis tunggal putra Pekan Olahraga Wartawan Daerah (Porwada) 2025 dengan kemenangan 2–0 atas wakil tuan rumah Nasrullah dari Pokja PWI Bontang.
Kemenangan tersebut terasa semakin berharga karena diraih di tengah cedera serius pada kaki kanannya. Meski sempat tampak menahan nyeri di gim pertama, Adriyan tetap tampil gigih dan menjaga fokus hingga akhir pertandingan.

BERJUANG DALAM CEDERA — Adriyan dari Pokja PWI Samarinda tetap tampil tangguh meski mengalami cedera kaki kanan, menumbangkan Nasrullah dari Bontang 2–0 di final tunggal putra bulutangkis Porwada 2025 di GOR Amariq, Bontang.
Pertarungan berlangsung sengit. Nasrullah memberikan tekanan lewat permainan cepat dan reli panjang yang menguras tenaga. Namun, ketenangan dan ketajaman serangan Adriyan menjadi pembeda yang menentukan jalannya laga.
“Ini kemenangan dengan perjuangan luar biasa. Saya sempat hampir tidak bisa lanjut karena cedera, tapi dukungan teman-teman dan semangat tim membuat saya tetap berjuang sampai akhir,” ujar Adriyan usai pertandingan dengan nada haru.
Sementara itu, Nasrullah menunjukkan sikap sportif dengan memberikan apresiasi tinggi kepada lawannya.
“Seandainya kami sama-sama dalam kondisi sehat, saya akan ketinggalan jauh, karena saya akui kemampuan dia,” jelas Nasrullah seusai pertandingan.
Manajer tim Pokja PWI Samarinda, Wiwid Mahendra, menyebut kemenangan ini sebagai bukti semangat juang luar biasa tim. “Adriyan membuktikan mental juara sejati. Meski cedera, ia tetap fokus dan membawa nama Samarinda dengan bangga,” ujarnya.
Dengan tambahan emas ini, Pokja PWI Samarinda semakin memperkuat posisi di klasemen sementara Porwada 2025 dan membuka peluang menambah medali dari cabang olahraga lainnya.
Penulis : TW
Editor : TW