Home DaerahKota SamarindaAroma KKN di Disdikbud, GM PEKAT Minta Armin Dicopot dari Jabatannya

Aroma KKN di Disdikbud, GM PEKAT Minta Armin Dicopot dari Jabatannya

by Redaksi
0 comments

Samarinda, VivaNusantara – Aksi belasan mahasiswa yang tergabung dalam Gerakan Mahasiswa Peduli Kalimantan Timur (GM PEKAT) di depan kantor Gubernur Kaltim, Kamis (18/9/2025), tak hanya menyinggung soal mutasi kepala sekolah dan guru. Lebih jauh, mereka mengungkap dugaan praktik Korupsi, Kolusi, dan Nepotisme (KKN) yang menyeret nama Plt Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kaltim, Armin.

Koordinator Lapangan GM PEKAT, Rijal, menilai kebijakan Armin melampaui kewenangan, termasuk pencopotan kepala dan wakil kepala sekolah lewat pesan singkat.

“Kami menilai ini tidak etis, dan melampaui fungsi seorang plt,” ungkap Rijal.

Namun, menurut Rijal, yang lebih mengkhawatirkan ialah indikasi praktik KKN. Ia menyinggung adanya pemaksaan pembelian buku di toko tertentu serta rekrutmen 10 guru pengganti yang dinilai tidak transparan.

“Itu kan KKN, belum lagi rekrutmen 10 guru pengganti yang dimutasi juga tidak transparan,” papar Rijal pasca aksi.

GM PEKAT pun mendesak Gubernur Kaltim agar segera mengambil sikap tegas. “Plt Kadisdikbud tidak boleh bertindak demikian, karena belum menjadi Kadis definitif,” lanjutnya.

Mereka pun mendesak Gubernur Kaltim untuk mencopot Armin dari kursi pimpinan Disdikbud Kaltim karena dinilai tak layak dengan jabatan tersebut. Aksi mahasiswa diterima oleh perwakilan Kesbangpol Kaltim, Fauzan, yang memastikan tuntutan mereka akan disampaikan.

“Pak Gub dan Wagub sedang tidak ditempat, tapi semua tuntutan sudah kami catat dan akan follow up ke ketua,” sebut Fauzan di hadapan massa aksi.

Sementara itu, Armin yang coba dikonfirmasi wartawan VivaNusantara.id, masih enggan memberikan jawaban detail.

“Saya masih di luar Kota,” ucapnya singkat melalui pesan WhatsApp.

Meski berakhir damai, GM PEKAT menegaskan akan terus menunggu tindak lanjut dari pemerintah, terutama terkait audiensi bersama Armin dan Gubernur Kaltim.

Penulis: Ain

Editor: Lisa

You may also like