Home DaerahKota SamarindaKebebasan Akademik di Ujung Tanduk, Mahasiswa Unmul Geruduk Rektorat

Kebebasan Akademik di Ujung Tanduk, Mahasiswa Unmul Geruduk Rektorat

by Redaksi
0 comments

Samarinda, VivaNusantara – Gelombang protes kembali menggema di Universitas Mulawarman (Unmul). Puluhan mahasiswa mendatangi Gedung Rektorat, untuk mendesak kejelasan sikap kampus terkait permintaan maaf Dekan FKIP kepada Wakil Gubernur Kaltim, Seno Aji.

Renaldi, salah seorang mahasiswa Unmul, menilai langkah itu melemahkan marwah akademik. Ia menilai, kebebasan berekspresi di kampus seharusnya dilindungi, bukan dipersempit dengan sikap tunduk.
“Kalau kampus sampai minta maaf, kesannya seolah-olah mahasiswa salah karena bersuara. Padahal itu bagian dari kebebasan akademik dan hak berpendapat,” tegasnya, di depan Gedung Rektorat, Jumat (15/8/2025).

Ia mendesak rektorat untuk mengeluarkan klarifikasi resmi. “Jangan biarkan publik mengira Unmul menganggap kritik mahasiswa itu tidak bermoral. Ini soal menjaga wibawa perguruan tinggi,” lanjut Renaldi.

Mahasiswa juga mendesak kampus agar menjamin kebebasan berekspresi di lingkungan akademik tanpa intervensi pihak luar. Mereka menilai, sikap diam rektorat akan menciptakan preseden buruk bagi kehidupan demokrasi di kampus.

Di sisi lain, Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan Unmul, Moh Bahzar, menegaskan permintaan maaf itu bukan bentuk penyerahan prinsip. “Meminta maaf itu penghormatan, bukan kelemahan. Tidak ada nilai yang hilang hanya karena saling memaafkan,” tutupnya.

Penulis: Ellysa
Editor: Lisa

You may also like