Home DaerahKota SamarindaSekolah Garuda Jadi Simbol Lompatan SDM Unggul, Samarinda untuk Indonesia Emas

Sekolah Garuda Jadi Simbol Lompatan SDM Unggul, Samarinda untuk Indonesia Emas

by Redaksi
0 comments

Samarinda, VivaNusantara – Sekolah Garuda di Jalan PM Noor, Samarinda baru saja menerima kunjungan kerj dari Menterian Sosial (Mensos) RI Saifullah Yusuf. Dalam agenda lawatannya, pria yang akrab disapa Gus Ipul itu mendukung penuh program Sekolah Garuda, sebagai salah satu terobosan nasional dalam membangun sumber daya manusia (SDM) unggul menuju Indonesia Emas 2045.

Program ini, katanya, merupakan hasil arahan langsung dari Presiden Prabowo Subianto yang ingin memastikan kualitas pendidikan Indonesia naik kelas.

“Kita di Samarinda, Kalimantan Timur, turut menyaksikan lahirnya Sekolah Garuda sebagai bagian dari upaya besar meningkatkan kualitas SDM lewat jalur pendidikan. Sekolah ini diharapkan menjadi jembatan bagi siswa berprestasi untuk menembus jenjang pendidikan tertinggi, bahkan hingga ke kampus ternama dunia,” ujar Saifullah, dalam peluncuran Sekolah Garuda Transformasi, di SMA Negeri 10 Samarinda, Jalan PM Noor, Rabu (8/10/2025).

Program Sekolah Garuda dirancang untuk menjangkau seluruh wilayah Indonesia secara bertahap hingga tahun 2029. Pemerintah menargetkan pembangunan 80 Sekolah Garuda Transformasi, yakni sekolah-sekolah unggulan yang diperkuat kualitasnya agar mampu bersaing di tingkat global, serta 20 Sekolah Garuda Baru, yang dibangun dari nol di wilayah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T).

Tahun 2025 ini, empat Sekolah Garuda Baru telah berdiri di Bangka Belitung, Nusa Tenggara Timur, Sulawesi Tenggara, dan Kalimantan Utara. Sementara pada tahun 2026, pembangunan akan dilanjutkan di Bengkulu, Aceh Utara, Kalimantan Barat, serta dua lokasi lain yang saat ini dalam tahap penetapan lokasi.

Adapun Sekolah Garuda Transformasi, seperti SMA Negeri 10 Samarinda di Kalimantan Timur, berfungsi memperkuat sekolah-sekolah menengah atas (SMA/MA) unggulan agar mampu menembus universitas terbaik dunia. Hingga tahun 2025, sudah terdapat 12 Sekolah Garuda Transformasi, yang tersebar di 11 provinsi dan dinyatakan lolos seleksi nasional.

Program ini terbagi dalam dua bentuk utama:

1. Sekolah Garuda Transformasi, yaitu sekolah eksisting yang ditingkatkan kualitasnya menjadi berstandar global.
2. Sekolah Garuda Baru, yakni sekolah yang dibangun dari awal di daerah 3T sebagai pusat pembinaan SDM unggul dari wilayah perbatasan dan pedalaman.

Saifullah menekankan, Sekolah Garuda bukan hanya proyek pendidikan, melainkan investasi masa depan bangsa. Pemerintah ingin memastikan tidak ada potensi generasi muda yang terbuang hanya karena keterbatasan ekonomi atau geografis.

“Ini ikhtiar besar yang harus kita sukseskan bersama. Saya berterima kasih kepada Pemerintah Provinsi, Bupati, dan Wali Kota yang menyambut baik inisiatif ini. Sekolah Garuda bukan hanya mencetak siswa pandai, tapi calon pemimpin yang membawa perubahan bagi keluarga, daerah, dan bangsa,” tegasnya.

Berbeda dengan sekolah unggulan konvensional, Sekolah Garuda memberikan kesempatan merata kepada siswa dari berbagai latar belakang. Seleksi tidak hanya mempertimbangkan nilai akademik, tetapi juga aspek geografis dan ekonomi, agar anak-anak dari daerah terpencil pun memiliki peluang yang sama.

“Ini bukan sekadar jalur prestasi akademik. Pemerintah ingin menyeimbangkan kesempatan. Anak dari keluarga biasa di daerah juga punya hak untuk bermimpi tinggi. Sekolah Garuda menjadi jalur tol bagi mereka menuju masa depan,” tutur Saifullah.

Kemensos memastikan setiap sekolah Garuda akan memiliki standar kurikulum nasional yang diperkuat dengan materi kepemimpinan, karakter, dan kewarganegaraan global. Seluruh guru yang mengajar dipilih berdasarkan kompetensi terbaik, serta dilengkapi fasilitas pembelajaran digital yang memadai.

“Guru-gurunya sudah memenuhi standar nasional, fasilitas juga dicukupkan. Semua diarahkan agar siswa memperoleh pembelajaran unggul yang seimbang antara ilmu, karakter, dan wawasan kebangsaan,” tutur Saifullah.

Ia menambahkan, pendirian Sekolah Garuda juga memiliki efek berantai terhadap daerah. Selain membuka ruang kolaborasi lintas instansi, sekolah ini menjadi pusat gravitasi baru bagi pemerataan akses pendidikan di kawasan luar Jawa.

“Dari Samarinda, semangat Indonesia Emas dimulai. Ini bukti bahwa masa depan bangsa tidak hanya dibangun di kota besar, tetapi juga dari daerah yang memiliki semangat maju,” bebernya.

Wakil Gubernur Kaltim, Seno Aji, menegaskan dukungan penuh Pemerintah Provinsi terhadap inisiatif tersebut.

“Pemprov selalu mendukung kegiatan SMA Unggulan, termasuk Sekolah Garuda. Kita ingin mempersembahkan sumber daya manusia terbaik dari Kalimantan Timur untuk Indonesia,” ujar Seno.

Antusiasme juga datang dari para siswa. Aditya, siswa kelas 12 SMA Negeri 10 Samarinda, menyampaikan rasa syukurnya dapat menjadi bagian dari sejarah baru ini.

“Kami sangat berbahagia menyambut program ini. Semoga Sekolah Garuda terus berlanjut agar mimpi kami menempuh pendidikan di top 100 universitas dunia bisa terwujud,” tandasnya.

Penulis: Ellysa
Editor: Lisa

You may also like