Samarinda, VivaNusantara – Teras Samarinda tak henti-hentinya menjadi sorotan masyarakat. Di balik keindahan fasilitas yang berpadu dengan pemandangan tepi Sungai Mahakam, nyatanya masih tersimpan PR besar bagi pemerintah dalam mengelola parkir yang tersedia di eks SPBU Jalan RE Martadinata.
Salah satunya datang dari seorang warga yang mengeluhkan tarif parkir disana mencapai Rp62 ribu. Hal ini pun viral hingga menjadi perbincangan warganet di media sosial, lantaran nilainya dinilai tidak masuk akal.
“Seperti parkir di kapal pesiar. Lumayan Rp62 ribu bisa beli mi goreng spesial beberapa bungkus,” ungkap Muklis, dalam komentarnya di Facebook.
Hal ini pun mendapat respons langsung dari Penanggung Jawab Parkir Teras Samarinda, Yunus, yang menyampaikan permintaan maaf. Ia menegaskan bahwa tarif yang muncul bukan kesalahan sistem, melainkan konsekuensi dari lamanya kendaraan terparkir.
“Kendaraan tersebut masuk pada 7 Agustus 2025 pukul 17.05 dan baru keluar pada 13 Agustus pukul 17.24. Jadi total parkirnya 6 hari 15 jam. Sistem parkir kami bersifat progresif, sehingga semakin lama kendaraan parkir, biaya otomatis naik,” jelas Yunus, Senin (8/9/2025).
Ia menyebutkan seluruh data tercatat di server, termasuk penggunaan kartu e-Money sebagai metode pembayaran. Sebagai informasi pengelolaan Teras Samarinda telah diserahkan sepenuhnya kepada Perumda Varia Niaga. Perusahaan plat merah tersebut telah menerapkan sistem parkir progresif, sehingga disesuaikan dengan lama waktu kendaraan tersebut parkir.
“Bukti digital lengkap ada dalam sistem, sehingga tidak ada rekayasa,” tutupnya.
Penulis: Ellysa
Editor: Lisa