Home NasionalKalimantanRevitalisasi Pasar Pagi Belum Sepenuhnya Tuntas, Anggaran Tahap Satu Mengalami Penyusutan

Revitalisasi Pasar Pagi Belum Sepenuhnya Tuntas, Anggaran Tahap Satu Mengalami Penyusutan

by Redaksi
0 comments

Samarinda, VivaNusantara – Di balik bangunan tujuh lantai yang mulai tampak megah di jantung kota, para pedagang Pasar Pagi masih belum bisa bernapas lega. Sebab pembangunan Pasar Pagi berkonsep modern itu belum sepenuhnya tuntas.

Saat ini sebagian besar ada yang menempati kios di Segiri Grosir Samarinda (SGS) Jalan Pahlawan dan sisanya memilih menyewa di sejumlah los yang berada di Mall Mesra Jalan KH Khalid. Dalam keterangannya Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Pasar Pagi, Hendra Irawan, menyampaikan bahwa pembangunan ini dibagi menjadi dua tahap.

Sedangkan yang baru rampung saat ini baru pada tahap pertama. Anggarannya pun mengalami penyesuaian dari yang awalnya disiapkan Rp 390 miliar menjadi Rp 290 miliar.

“Beberapa pekerjaan utama sudah kami selesaikan, termasuk struktur dan fasad bangunan. Sekarang kami masuk ke tahap lanjutan,” ujarnya saat meninjau lokasi bersama tim Pansus LKPJ Wali Kota, Senin (21/4/2025).

Pekerjaan tahap kedua difokuskan pada penyekatan kios, instalasi pengolahan air limbah (IPAL), pemasangan eskalator, pengecoran akses jalan, serta sejumlah pekerjaan lain yang masih berjalan di workshop. Anggaran tahap dua mencapai Rp 148,5 miliar, dengan target rampung pada Oktober 2025.

“Fokus kami sekarang memastikan seluruh fasilitas pendukung bisa diselesaikan tepat waktu agar bangunan ini bisa segera digunakan,” tambah Hendra.

Kios pedagang nantinya dibagi berdasarkan jenis barang dagangan, dengan ukuran yang bervariasi.
Sedangkan untuk fasilitas parkir berada di lantai dasar, dengan kapasitas 104 kendaraan roda empat dan 709 kendaraan roda dua. Teknis pembagian kios, menurut Hendra, akan diatur sepenuhnya oleh Dinas Perdagangan Kota Samarinda.

Ditemui terpisah, Ketua Pansus LKPJ Wali Kota, Deni Hakim Anwar, menyebut struktur bangunan sudah sesuai dengan rencana teknis. Ia juga menilai hasil pekerjaan tahap pertama sudah cukup rapi.

“Dari sisi pondasi, kami mendapat penjelasan pengeborannya mencapai 60 meter. Itu sudah masuk kategori aman untuk bangunan bertingkat,” kata Deni.

Ia berharap Pasar Pagi baru bukan hanya memperbaiki fisik bangunan, tapi juga menghadirkan suasana yang lebih nyaman dan tertib bagi pedagang maupun pengunjung.

“Kita ingin tempat ini menjadi pasar yang representatif, tapi tetap mudah diakses dan mendukung aktivitas ekonomi warga,” tutup Deni.

Editor: Lisa

You may also like