Home DaerahKota SamarindaBagian dari Janji Politik, Umrah dan Wisata Religi bagi Marbot dan Penjaga Rumah Ibadah

Bagian dari Janji Politik, Umrah dan Wisata Religi bagi Marbot dan Penjaga Rumah Ibadah

by Redaksi
0 comments

Samarinda, VivaNusantara — Satu persatu janji politik sudah seharusnya ditepati. Selain program gratispol, Gubernur dan Wakil Gubernur, Rudy Mas’ud dan Seno Aji juga memasukkan program pemberangkatan umrah dan wisata religi gratis bagi marbot dan penjaga rumah ibadah non-muslim.

Kepala Biro Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Setda Provinsi Kaltim, Dasmiah, menyampaikan, kegiatan ini akan dilaksanakan secara bertahap hingga tahun 2030 dengan jumlah peserta yang terus bertambah setiap tahunnya. Di tahun ini sebanyak 702 marbot dan 194 penjaga rumah ibadah non-muslim di Kalimantan Timur yang akan diberangkatkan, mulai pertengahan Juli-Agustus mendatang.

“Tujuannya memberikan apresiasi kepada marbot dan penjaga rumah ibadah atas pengabdian mereka selama ini,” ujar Dasmiah dalam keterangan tertulis, Rabu (18/6/2025).

Untuk peserta muslim, target pemberangkatan pada 2026 adalah 740 orang, lalu meningkat menjadi 760 pada 2027, 813 orang pada 2028, 838 orang pada 2029, dan 878 orang pada 2030. Sementara itu, untuk penjaga rumah ibadah non-muslim, jumlah peserta ditetapkan 190 orang untuk 2026 dan 2027, serta 187 orang untuk 2028 hingga 2030.

Dasmiah menjelaskan bahwa peserta harus memenuhi sejumlah kriteria, di antaranya berdomisili di Kalimantan Timur minimal tiga tahun, memiliki KTP dan KK Kaltim, serta sudah mengabdi di tempat ibadah minimal dua tahun. Pengusulan peserta dilakukan melalui surat keputusan dari bupati/wali kota atau kepala kantor Kementerian Agama kabupaten/kota.

“Verifikasi akan dilakukan oleh tim sesuai ketentuan yang berlaku,” tambahnya.

Untuk peserta non-muslim, wisata religi akan disesuaikan dengan keyakinan masing-masing, dengan fasilitas yang setara dengan peserta umrah.

Penulis: Intan
Editor: Lisa

You may also like