Samarinda, VivaNusantara – Di tengah perkembangan industri perkebunan kelapa sawit, tak cukup hanya sekadar mempertahankan eksistensi dan komoditas ekspor. Sehingga diperlukan keterlibatan perusahaan dalam membangun sumber daya manusia (SDM).
Hal inilah yang mendasari PT Perkebunan Nusantara IV (PalmCo) subholding dari PTPN III (Persero) mengembangkan program PalmCo Scholarship. Melalui program yang telah berjalan sejak tahun 2024 lalu, perusahaan ini secara serius menanam investasi jangka panjang untuk melahirkan pemimpin masa depan.
Direktur SDM & TI PTPN IV PalmCo, Suhendri menegaskan bahwa PalmCo Scholarship bukan sekadar bantuan dana pendidikan. Lebih dari itu, ini adalah bagian dari sistem kaderisasi kepemimpinan yang berakar pada nilai integritas, empati, dan kemampuan menyelesaikan masalah.
“Kami sangat ingin melahirkan pemimpin-pemimpin muda yang berintegritas, peduli, dan solutif. Beasiswa ini adalah cara kami ikut menanam benih untuk Indonesia masa depan,” ujar Suhendri, dalam gelaran talkshow bertajuk “Next Gen Leaders: Shaping a Brighter Tomorrow”, di Universitas Mulawarman, Samarinda, Selasa (17/6/2025).
Menariknya, beasiswa ini tidak hanya menyasar mahasiswa dari kota besar. Banyak penerima berasal dari keluarga petani, komunitas sekitar kebun, bahkan daerah terpencil di mana PalmCo beroperasi. Bagi perusahaan, keberagaman ini menjadi nilai strategis karena merepresentasikan semangat inklusi dan keadilan sosial.
Suhendri menambahkan bahwa keberhasilan transformasi industri, terutama di era disrupsi dan tuntutan keberlanjutan, tidak mungkin dicapai tanpa SDM unggul. Oleh karena itu, PalmCo Scholarship dijadikan bagian dari pipeline SDM jangka panjang sekaligus kontribusi nyata terhadap sistem pendidikan nasional.
“Pendidikan karakter menjadi inti dari beasiswa ini,” imbuhnya.
Wakil Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Stella Christie, dari sisi akademisi memberikan sudut pandang menarik tentang peran perguruan tinggi di era kolaborasi lintas sektor. Ia menyebut bahwa universitas sejatinya bukan sekadar bangunan atau fasilitas, tetapi organisasi manusia yang misinya adalah mewujudkan potensi individu.
Dalam pandangannya, sinergi antara kampus dan industri, seperti yang dilakukan PalmCo, merupakan ekosistem baru yang harus terus diperluas.
“Ini penting terlebih di tengah tantangan seperti ketimpangan akses pendidikan, disrupsi teknologi, dan perubahan iklim global,” bebernya.
Rektor Universitas Mulawarman, Abdunnur, menyampaikan apresiasinya terhadap PalmCo yang telah menunjukkan komitmen nyata membina SDM berbasis nilai dan kontribusi sosial.
“Kami menyambut baik inisiatif ini. Kolaborasi seperti inilah yang bisa mempertemukan dunia akademik dengan kebutuhan nyata industri dan masyarakat,” tutup Abdunnur.
Penulis: Ellysa
Editor: Lisa