Samarinda, VivaNusantara – Rencana revitalisasi Terminal Sungai Kunjang di Jalan Untung Suropati, Karang Asam Ulu, Samarinda, akhirnya menemui kepastian. Wakil Gubernur Kalimantan Timur, Seno Aji, memastikan proyek yang sudah lama dinantikan itu akan dimulai pada 2026 oleh Dinas Perhubungan (Dishub) Kaltim.
“Akan segera dijalankan di tahun 2026 oleh Dinas Perhubungan,” ujar Seno Aji, Selasa (18/11/2025).
Meski demikian, Seno mengaku belum dapat memastikan nilai final anggaran yang akan dikucurkan Pemprov Kaltim untuk proyek tersebut. Ia menyebut estimasi sementara berada di kisaran puluhan miliar rupiah.
“Saya lupa, mungkin sekitar 40 miliar. Saya benar-benar lupa, belum cek lagi berapa jumlah pastinya,” katanya.
Plt Kepala Dishub Kaltim, Heru Santosa, menegaskan bahwa pihaknya sejak awal mengupayakan agar revitalisasi terminal itu masuk dalam APBD 2026. Ia menerangkan bahwa finalisasi anggaran akan dibahas dalam rapat Badan Anggaran (Banggar) DPRD Kaltim pada Rabu pekan ini.
“Mungkin finalisasinya nanti dibahas dalam rapat Banggar. Alhamdulillah kalau dari pimpinan sudah ada sinyal positif, itu juga jadi harapan kami,” ungkap Heru.
Dia memastikan seluruh dokumen pendukung proyek sudah lengkap, mulai dari master plan, Detail Engineering Design (DED), dokumen legalitas lahan, hingga sertifikat dari Badan Pertanahan Nasional (BPN).
“Kriterianya sudah lengkap. Sertifikat dari BPN juga sudah keluar, semua dokumen sudah tersedia. Tinggal anggaran saja,” tegasnya.
Dishub Kaltim mengajukan anggaran sebesar Rp35 miliar untuk revitalisasi tersebut, sesuai estimasi perhitungan yang disusun sejak 2025. Ia menegaskan bahwa revitalisasi Terminal Sungai Kunjang merupakan bagian dari program prioritas Dishub Kaltim.
Meski sebelumnya sempat tertunda akibat efisiensi anggaran, pihaknya optimistis bahwa alokasi tahun depan dapat direalisasikan. “Kami paham kemarin ada efisiensi, dan kami terus memperjuangkan supaya tahun depan bisa mendapatkan alokasi. Alhamdulillah kalau informasinya memang mengarah ke sana,” tutupnya.
Penulis: Ain
Editor: Lisa