Jakarta, VivaNusantara – Presiden Prabowo Subianto kembali merombak jajaran kabinetnya. Salah satu yang menarik perhatian yaitu, kursi Menteri Keuangan yang lama dijabat Sri Mulyani Indrawati beralih ke Purbaya Yudhi Sadewa.
Pelantikan berlangsung di Istana Kepresidenan Jakarta pada Senin (8/9/2025) sore. Sebelumnya Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi mengatakan atas berbagai pertimbangan, masukan, dan evaluasi Presiden Prabowo Subianto akhirnya memutuskan untuk merombak susunan Kabinet Merah Putih pada beberapa jabatan kementerian. Hal ini ia sampaikan saat konferensi pers di hari yang sama sebelum pelantikan.
Pergantian tersebut dituangkan dalam Keputusan Presiden (Keppres) Nomor 86P Tahun 2025 yang dibacakan Deputi Bidang Administrasi Aparatur Kementerian Sekretariat Negara, Nanik Purwanti. Usai pembacaan, Purbaya langsung mengucap sumpah jabatan di hadapan Presiden Prabowo.
“Demi Allah saya bersumpah, bahwa saya akan setia kepada UUD Negara Republik Indonesia Tahun 1945 serta menjalankan segala peraturan perundang-undangan dengan selurus-lurusnya demi darma bakti kepada bangsa dan negara,” ucap Purbaya dalam prosesi pelantikan.
Reshuffle kali ini tidak hanya menyentuh Kementerian Keuangan. Ada lima kementerian yang berganti nakhoda, yakni Kementerian Koordinator Politik dan Keamanan (Menko Polkam), Kementerian Keuangan,
Kementerian Perlindungan Pekerja Migran Indonesia, Kementerian Koperasi,
serta Kementerian Pemuda dan Olahraga.
Selain itu, Prabowo juga melantik pejabat baru untuk Kementerian Haji dan Umrah, yang sebelumnya masih berbentuk Badan Pengelola Haji.
Sebagai informasi, Purbaya lahir di Bogor pada 7 Juli 1964. Ia menyelesaikan pendidikan Sarjana Teknik Elektro di Institut Teknologi Bandung (ITB), lalu melanjutkan studi Magister dan Doktor di bidang Ekonomi di Purdue University, Amerika Serikat.
Sebelum menduduki kursi ini, Purbaya telah berkarier di berbagai lembaga strategis, mulai dari Danareksa, Kantor Staf Presiden, hingga Deputi di Kementerian Koordinator Maritim dan Investasi. Pada 2020, ia dipercaya Presiden Joko Widodo menjadi Ketua Dewan Komisioner Lembaga Penjamin Simpanan (LPS).
Dalam suasana pelatihan, Prabowo menekankan pentingnya menjaga stabilitas fiskal sekaligus mempercepat pertumbuhan ekonomi. Di sisi lain, publik menaruh perhatian besar pada langkah awal Purbaya, mengingat Sri Mulyani dikenal sebagai figur kuat dalam menjaga kredibilitas fiskal Indonesia.
Penulis: Intan
Editor: Lisa