Home DaerahKota BalikpapanKebutuhan Air Bersih Meningkat, 15 Ribu Warga Balikpapan Masih Masuk Daftar Tunggu

Kebutuhan Air Bersih Meningkat, 15 Ribu Warga Balikpapan Masih Masuk Daftar Tunggu

by Redaksi
0 comments

Balikpapan, VivaNusantara — Permintaan air bersih di Kota Balikpapan terus meningkat seiring pertumbuhan penduduk dan perluasan kawasan permukiman. Hingga pertengahan 2025, Perumda Tirta Manuntung Balikpapan (PTMB) mencatat sekitar 15 ribu calon pelanggan masih menunggu sambungan air bersih.

Untuk menjawab tantangan tersebut, PTMB mengoptimalkan pemanfaatan sumber air baku melalui strategi jangka pendek, menengah, dan panjang. Supervisor Instalasi Pengolahan Air (IPA) Kampung Damai, Ugik Agus Mulyo Haryanto, menjelaskan bahwa saat ini PTMB sedang menyelesaikan pengerjaan dua sumur dalam di wilayah Kampung Baru (Balikpapan Barat) dengan harapan debit airnya dapat mencukupi kebutuhan.

“Di IPA VI Kampung Baru, kapasitas terpasang 50 liter per detik, tetapi saat ini produksi airnya baru sekitar 20 liter per detik. Jadi masih ada kekurangan sekitar 30 liter per detik yang harus dipenuhi,” ujarnya saat ditemui di IPA Kampung Damai, Rabu (16/7/2025).

Saat ini, total suplai air bersih di Balikpapan masih berada di kisaran 1.400 hingga 1.500 liter per detik. Sementara proyeksi kebutuhan air bersih lima tahun ke depan diperkirakan mencapai 1.300–2.200 liter per detik. Dengan demikian, masih terdapat defisit pasokan air baku yang harus dipenuhi untuk menekan daftar tunggu pelanggan.

Untuk jangka pendek, PTMB memaksimalkan pengeboran sumur dalam, reaktivasi sumur-sumur lama seperti di Gunung Tembak, serta optimalisasi instalasi pengolahan air yang ada.

Sementara itu, pembangunan Embung Aji Raden di wilayah timur Balikpapan akan menjadi penopang tambahan di tahap jangka menengah. Dalam jangka panjang, PTMB menyiapkan pemanfaatan sumber air baku dari Sepaku Semoi sebagai tulang punggung suplai air bersih bagi Kota Balikpapan.

Direktur Operasional Perumda Tirta Manungtung Balikpapan, Ali Rachman

Direktur Operasional PTMB, Ali Rachman, menegaskan pihaknya terus berupaya mempercepat penuntasan daftar tunggu.

“Kami sadar betul bahwa air adalah kebutuhan dasar. Karena itu, pemenuhan daftar tunggu akan dilakukan bertahap. Tidak bisa sekaligus 10 ribu pelanggan, jadi kami lakukan secara bertahap mulai dari 3.000 hingga 5.000 sambungan baru,” jelas Ali.

Ia juga menekankan perlunya sinergi dengan berbagai pihak agar pembangunan infrastruktur air, mulai dari sumur dalam, embung, hingga teknologi pengolahan baru, dapat berjalan optimal.

Dengan langkah-langkah tersebut, diharapkan pelayanan air bersih di Balikpapan dapat menjangkau lebih banyak warga dan secara bertahap memangkas daftar tunggu yang masih tersisa.

Penulis: Intan
Editor: Lisa

You may also like