Home DaerahKota BalikpapanSMAN 10 Samarinda Sabet Juara Utama di Puncak Acara Duta Pelajar Sadar Hukum 2025

SMAN 10 Samarinda Sabet Juara Utama di Puncak Acara Duta Pelajar Sadar Hukum 2025

by Redaksi
0 comments

Balikpapan, VivaNusantara — Gelaran Malam Puncak Pemilihan Duta Pelajar Sadar Hukum (PSDH) Tingkat Provinsi Kalimantan Timur 2025 resmi ditutup dengan penuh kebanggaan dan semangat perubahan. Ajang yang berlangsung selama tiga hari dari 10-13 November 2025 di Hotel Platinum Balikpapan itu, menandai puncak perjalanan 58 finalis terbaik se-Kaltim dalam menumbuhkan kesadaran hukum di kalangan pelajar.

Penutupan kegiatan ditandai dengan pengumuman para pemenang yang disambut riuh tepuk tangan peserta dan tamu undangan. SMAN 10 Samarinda berhasil keluar sebagai Juara I melalui pasangan Firsty Lonia Br Damanik dan M Gilang Ridwannudin, mengukuhkan diri sebagai pelajar berprestasi sekaligus berintegritas tinggi.

Posisi Juara II diraih oleh Ahmad Fahri Abdillah dan Dian Aqilah Zayyan dari SMAN 3 Unggulan Tenggarong, disusul Juara III oleh Ocha Sisilia Faraditha Missi dan Jordan Firohman dari SMA Prima YPPSB. Adapun Juara Harapan I dimenangkan oleh Muhammad Rhielky Phuna Al Maris dan Nayla Ramadhani dari SMAN 3 Balikpapan, Harapan II oleh Abiyyu Dzaky Permadi dan Nurul Ain dari MAN Insan Cendekia Paser, serta Harapan III diraih oleh Rahmania Lumbon dan Satria Bakaskara Wijaya dari SMAN 1 Balikpapan.

Selain itu, penghargaan Best Speaker diberikan kepada Dian Aqilah Zayyah dari SMAN 3 Unggulan Tenggarong, sementara kategori Juara Favorit diraih oleh Rofiq Nur Rahman dan Danin Sin Syiha Sharliz, juga dari sekolah yang sama.

Dalam sambutannya, Kepala Kejaksaan Tinggi Kalimantan Timur Assoc. Prof Supardi menyampaikan rasa bangga dan harapannya terhadap para finalis yang dinilai sebagai generasi penerus bangsa berkarakter kuat.

“Menjadi juara hanyalah dampak kecil, namun yang lebih penting adalah bagaimana kalian menjadi agen perubahan — agent of change — yang mampu menularkan nilai kejujuran, disiplin, dan tanggung jawab di lingkungan masing-masing,” pesannya penuh makna.

Ia menekankan, ajang ini bukan sekadar kompetisi, melainkan ruang pembentukan karakter generasi muda agar tumbuh menjadi pribadi berintegritas dari dalam hati. “Kita bisa jujur, kita bisa disiplin, kalau nilai itu tumbuh dari hati kita,” tambahnya.

Sementara itu, Staf Ahli Gubernur Kaltim Bidang Sumber Daya Alam dan Kesejahteraan, Arief Murdianto, yang hadir mewakili Gubernur Provinsi Kaltim, menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang berkontribusi dalam kegiatan tersebut.

“Atas nama Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur, kami mengucapkan terima kasih kepada Disdikbud dan Kejati Kaltim atas sinerginya dalam membangun generasi sadar hukum. Kegiatan ini bukan sekadar lomba, tetapi wadah pembentukan karakter dan pembelajaran moral bagi pelajar Kaltim,” ujarnya.

Ia menambahkan, kesadaran hukum adalah fondasi penting bagi pembangunan manusia seutuhnya, terlebih di era kemajuan teknologi dan informasi saat ini.
“Generasi sadar hukum akan menjadi pelopor perubahan menuju masyarakat yang berkeadilan dan berkarakter,” tegasnya.

Menariknya, ajang tahun ini juga menghadirkan partisipasi SLB Tunadaksa, yang menjadi simbol inklusivitas pendidikan di Kalimantan Timur. “Keterlibatan mereka adalah bukti bahwa keterbatasan fisik bukan penghalang untuk berkarya dan berprestasi,” ujar Arief.

Menutup kegiatan, ia menegaskan komitmen Pemprov Kaltim untuk terus mendukung pembinaan karakter pelajar menuju generasi berjiwa Pancasila dan sadar hukum.

“Kalimantan Timur tengah menapaki jalan menuju pusat peradaban baru melalui pembangunan IKN. Karena itu, kita butuh generasi muda yang cerdas, jujur, dan berjiwa keadilan,” pungkasnya.

Penulis: Intan
Editor: Lisa

You may also like