Home DaerahKota BalikpapanTruk Tangki Diduga Alami Gangguan Rem di Turunan Kariangau, Tabrak Sejumlah Motor, Satu Orang Tewas

Truk Tangki Diduga Alami Gangguan Rem di Turunan Kariangau, Tabrak Sejumlah Motor, Satu Orang Tewas

by Redaksi
0 comments

Balikpapan, VivaNusantara – Kecelakaan lalu lintas maut terjadi di Jalan Projakal menuju Kariangau, Kelurahan Graha Indah, Kecamatan Balikpapan Utara, Kamis (2/7/2026) sekitar pukul 10.20 WITA. Sebuah truk tangki BBM milik PT Elnusa Petrofin diduga mengalami gangguan sistem pengereman hingga kehilangan kendali dan menabrak sejumlah sepeda motor.

Peristiwa tersebut mengakibatkan seorang pengendara meninggal dunia, seorang lainnya mengalami luka berat, sementara sejumlah korban lain mengalami luka ringan. Insiden itu juga sempat menyebabkan kemacetan panjang di ruas Jalan Projakal.

Berdasarkan keterangan warga di lokasi, truk sudah melaju dengan kecepatan tinggi sejak berada di bagian atas turunan. Pengemudi diduga tidak mampu mengendalikan kendaraan hingga menabrak beberapa sepeda motor yang berada di depannya.

“Truk itu dari atas memang sudah melaju kencang. Kelihatannya remnya blong karena lajunya tidak terkendali,” ujar salah seorang warga yang menyaksikan kejadian.

Ia mengatakan truk awalnya menghantam beberapa sepeda motor di jalur kiri, kemudian berpindah ke jalur kanan dan kembali menabrak kendaraan lain sebelum akhirnya membanting setir ke kiri, menghantam pohon di pinggir jalan, lalu terus meluncur hingga ke bagian bawah turunan.

Menurutnya, salah seorang pengendara terseret di bawah badan truk dan mengalami luka berat.

Sementara itu, Kasatlantas Polresta Balikpapan, Kompol MD Djauhari, mewakili Kapolresta Balikpapan Kombes Pol Jerrold HY Kumontoy, menjelaskan truk tangki bernomor polisi KB-8845-SG tersebut dikemudikan Hilman (32), warga Batu Ampar. Kendaraan sedang mengangkut BBM dari arah Hotel Platinum menuju Pelabuhan Ferry Kariangau.

“Sesampainya di depan Gudang LJR Logistik, truk sempat masuk ke jalur kanan, lalu sopir membanting setir hingga keluar jalur dan membentur tiang lampu penerangan jalan serta pohon,” kata Djauhari.

Akibat kecelakaan itu, pengendara Honda Vario, M Pairin (66), warga Balikpapan Kota, mengalami luka di bagian kepala dan meninggal dunia setelah sempat dilarikan ke RSUD Kanudjoso. Pengendara Yamaha Fazio, Adi Hamdani (35), warga Samarinda, mengalami luka berat, sedangkan pengendara Honda Beat, M Noor Aqoid (68), dilaporkan selamat.

Polisi memperkirakan kerugian material mencapai sekitar Rp10 juta.

Menurut Djauhari, dugaan sementara kecelakaan dipicu gangguan pada sistem pengereman serta kurangnya kewaspadaan pengemudi saat mengemudikan kendaraan bermuatan berat di jalan menurun. Namun, penyebab pasti masih dalam penyelidikan.

“Kami masih mengumpulkan keterangan saksi dan melakukan pemeriksaan untuk memastikan penyebab pasti gangguan pengereman pada kendaraan tersebut,” ujarnya.

Petugas Satlantas Polresta Balikpapan telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), mengamankan barang bukti, serta meminta keterangan para saksi dan korban sebagai bagian dari proses penyidikan.

Polisi mengimbau para pengemudi kendaraan berat agar selalu memastikan kondisi kendaraan, khususnya sistem pengereman, sebelum melintasi jalur menurun guna mencegah terjadinya kecelakaan serupa.(*)
Editor : TW

You may also like