Home DaerahKota SamarindaAnggaran Rp 280 Miliar Disiapkan untuk Bangun Sekolah Rakyat

Anggaran Rp 280 Miliar Disiapkan untuk Bangun Sekolah Rakyat

by Redaksi
0 comments

Samarinda, VivaNusantara – Tahun ini program sekolah rakyat akan segerq berjalan di Kota Samarinda. Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Samarinda Asli Nuryadin, mengungkapkan sebanyak 100 siswa dari desil I dan II (kategori miskin ekstrem nasional), menjadi angkatan perdana.

Sebagaimana diketahui Sekolah Rakyat merupakan inisiatif Kementerian Sosial (Kemensos), Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) dan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) yang bertujuan membuka akses pendidikan berkualitas bagi anak-anak termarjinalkan. Sehingga seluruh perlengkapannya ditanggung oleh pusat, mulai dari laptop, seragam, makan dijamin oleh Kemensos.

“Lalu untuk pembangunan sekolahnya senilai Rp280 miliar, akan didanai Kementerian PUPR, tepatnya di Palaran,” ungkap Asli, belum lama ini.

Rencananya kegiatan belajar mengajar akan segera dimulai pada Juli mendatang. Selagi menunggu pembangunan gedung sekolah selesai, pembelajaran sementara akan dilakukan di Balai Besar Penjaminan Mutu Pendidikan (BPMP) Kaltim.

Sekolah ini disebut-sebut memiliki fasilitas seperti sekolah elite, yakni kurikulum nasional plus, infrastruktur berkualitas, dan tenaga pendidik terbaik dari kementerian. Namun yang membedakan, objek utamanya adalah anak-anak dari lapisan termiskin masyarakat.

“Sekolah berstandar tinggi ini justru untuk mereka yang selama ini tak tersentuh,” tegas Asli.

Ia juga menyampaikan bahwa penunjukan Samarinda sebagai lokasi pertama adalah hasil dari proses panjang, mengalahkan sejumlah usulan lain dari Kukar, Penajam Paser Utara, hingga Berau.

Pendaftaran siswa dilakukan secara tertutup dan berbasis data nasional, hanya untuk anak-anak miskin ekstrem yang terdaftar di sistem satu data. Kebijakan ini diambil untuk memastikan bantuan dan fasilitas tepat sasaran, bukan berdasarkan rekomendasi atau kedekatan.

Asli menambahkan bahwa ke depan, jumlah siswa dan sekolah akan terus bertambah.

“Tahun ini seratus siswa dulu karena bangunannya masih menumpang. Tapi ke depan pasti berkembang,” tutupnya.

Penulis: Ellysa
Editor: Lisa

You may also like