Home DaerahKota SamarindaDrainase Antasari Menyusut, Pemkot Samarinda Siapkan Rekonstruksi Rp25 Miliar

Drainase Antasari Menyusut, Pemkot Samarinda Siapkan Rekonstruksi Rp25 Miliar

by Redaksi
0 comments

Samarinda, VivaNusantata – Kondisi drainase di Jalan Antasari, Kelurahan Teluk Lerong Ulu, Kecamatan Samarinda Ulu yang mengalami pendangkalan dan penyempitan menjadi perhatian Pemerintah Kota Samarinda. Ketua Tim Wali Kota untuk Akselerasi Pembangunan (TWAP) Samarinda, Syaparudin, bersama Kepala UPTD Pengelolaan Sistem Drainase dan Irigasi (PSDI), Ahmad Supriadi, turun langsung meninjau kondisi saluran tersebut, Kamis (4/6/2026).

Dari hasil peninjauan lapangan, drainase yang semestinya memiliki kedalaman sekitar 2 meter kini hanya tersisa sekitar 1,5 meter akibat sedimentasi. Lebar saluran yang direncanakan sekitar 3 meter juga mengalami penyusutan sehingga mengurangi kapasitas tampung dan aliran air saat hujan.

Syaparudin mengatakan kondisi eksisting drainase saat ini sudah tidak sesuai dengan dimensi perencanaan awal sehingga diperlukan penanganan menyeluruh.

“Dari hasil tinjauan lapangan, kita melihat kapasitas drainase sudah berkurang. Kedalaman yang seharusnya 2 meter sekarang tinggal sekitar 1,5 meter, sementara lebarnya juga menyempit. Karena itu yang dilakukan bukan sekadar pembersihan, tetapi rekonstruksi drainase agar dimensinya kembali sesuai desain dan kapasitas tampung air bisa optimal,” ujar Syaparudin.

Untuk merealisasikan pekerjaan tersebut, Pemerintah Kota Samarinda telah mengalokasikan anggaran sekitar Rp25 miliar melalui APBD Kota Samarinda Tahun Anggaran 2026. Rekonstruksi akan dilakukan sepanjang kurang lebih 550 meter dengan mengganti kondisi saluran eksisting yang sudah mengalami penyusutan.

“Anggaran sudah disiapkan sekitar Rp25 miliar untuk rekonstruksi drainase sepanjang 550 meter. Tujuannya mengembalikan fungsi saluran sesuai desain awal sehingga mampu menampung dan mengalirkan debit air lebih baik. Saat ini prosesnya masih menunggu tahapan lelang,” katanya.

Rekonstruksi drainase Jalan Antasari diharapkan menjadi salah satu langkah strategis dalam meningkatkan kapasitas sistem drainase kawasan serta mengurangi potensi genangan saat curah hujan tinggi.

Selain meninjau kondisi drainase di Jalan Pangeran Antasari, rombongan juga melakukan pengecekan sejumlah titik drainase lainnya, yakni di kawasan Perumahan Puri Kencana, Kelurahan Karang Asam Ilir, serta di Jalan S. Parman, Kelurahan Sidomulyo, Kecamatan Samarinda Ulu.

Peninjauan dilakukan untuk melihat kondisi eksisting saluran drainase sekaligus mengidentifikasi titik-titik yang memerlukan penanganan guna mendukung upaya pengendalian genangan dan banjir di Kota Samarinda. (*)

Editor : TW

You may also like