Samarinda, VivaNusantara – SMAN 10 Samarinda resmi menjalin kerja sama internasional dengan Anqing Normal University, China melalui penandatanganan Memorandum of Cooperation (MoC) pada Rabu (8/7/2026). Kerja sama ini menjadi langkah strategis untuk memperkuat kompetensi bahasa asing dan wawasan global bagi siswa maupun tenaga pendidik.
Kolaborasi tersebut diprakarsai oleh Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kaltim sebagai bagian dari upaya meningkatkan kualitas pendidikan agar mampu bersaing di tingkat internasional.
Salah satu fokus utama kerja sama ini adalah pengembangan kemampuan Bahasa Mandarin bagi siswa dan guru. Untuk mendukung program tersebut, Anqing Normal University akan menghadirkan pengajar penutur asli (native speaker) sehingga proses pembelajaran berlangsung lebih efektif dan sesuai standar internasional.
Selain menghadirkan tenaga pengajar dari China, kerja sama ini juga mencakup pembentukan Kelas Bahasa Mandarin di SMAN 10 Samarinda. Program tersebut didukung kurikulum serta bahan ajar yang disusun bersama antara pihak sekolah dan universitas.
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kalimantan Timur menyatakan dukungan penuh terhadap implementasi kerja sama tersebut. Menurutnya, penguasaan bahasa asing merupakan salah satu bekal penting bagi generasi muda untuk menghadapi persaingan global.
«”Kegiatan ini didukung penuh oleh Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Kalimantan Timur. Kami berkomitmen membangun dan mengembangkan potensi peserta didik agar memiliki daya saing di tingkat internasional. Penguasaan bahasa asing menjadi salah satu kunci menghadapi era globalisasi,” ujarnya.»
Melalui kerja sama ini, SMAN 10 Samarinda diharapkan semakin memperkuat posisinya sebagai sekolah yang adaptif terhadap perkembangan pendidikan global. Program tersebut juga diharapkan membuka lebih banyak peluang bagi siswa untuk meningkatkan kemampuan akademik, penguasaan bahasa asing, serta pemahaman lintas budaya. (*)
Editor : TW
Sumber (Humas Smaridosa)