Home DaerahKota SamarindaGeopark Sangkulirang-Mangkalihat Masuki Tahap Penentu, Tim Verifikasi Nasional Turun Pekan Depan

Geopark Sangkulirang-Mangkalihat Masuki Tahap Penentu, Tim Verifikasi Nasional Turun Pekan Depan

by Redaksi
0 comments

Samarinda, VivaNusantara – Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur bersama Pemerintah Kabupaten Kutai Timur dan Berau mematangkan persiapan akhir menjelang verifikasi lapangan Geopark Sangkulirang-Mangkalihat oleh Tim Verifikasi Geopark Nasional (TVGN) yang dijadwalkan berlangsung pada 6–10 Juli 2026.

Mengutip ANTARA, Sekretaris Daerah Provinsi Kalimantan Timur, Sri Wahyuni, mengatakan tahapan verifikasi ini menjadi fase krusial sebelum pemerintah pusat menetapkan Sangkulirang-Mangkalihat sebagai Geopark Nasional.

“Kami meminta seluruh perangkat daerah di tingkat provinsi maupun kabupaten mempersiapkan seluruh indikator penilaian secara detail. Tunjukkan bahwa kita benar-benar siap membawa Geopark Sangkulirang-Mangkalihat menuju panggung dunia,” ujar Sri Wahyuni di Samarinda, Jumat.

Selama lima hari, tim verifikasi akan meninjau sejumlah geosite dan objek pendukung di Kabupaten Kutai Timur, di antaranya Mata Air Tangga Bidadari di kawasan Selangkau, SD Negeri 002 Kaliorang sebagai Sekolah Adiwiyata, serta kawasan wisata Pemandian Air Panas di Desa Karangan.

Sementara di Kabupaten Berau, penilaian difokuskan pada Air Panas Pemapak di Kampung Bapinang serta kawasan bentang alam karst dan wisata pesisir di Kecamatan Kelay, Biduk-Biduk, Batu Putih, Biatan, dan Tabalar.

Rangkaian verifikasi akan ditutup dengan pemaparan hasil evaluasi dalam ekspose akhir di Tanjung Redeb, Kabupaten Berau.

Pemprov Kaltim optimistis proses validasi berjalan lancar dan menjadi langkah penting menuju pengakuan internasional sebagai UNESCO Global Geopark.

Geopark Sangkulirang-Mangkalihat membentang di Kabupaten Kutai Timur dan Berau. Kawasan ini diusulkan menjadi Geopark Nasional karena memiliki bentang alam karst yang termasuk terbesar dan terpenting di dunia, serta memadukan nilai geologi, keanekaragaman hayati, dan budaya.

Masih dikutip dari ANTARA, proses pengusulan kawasan tersebut dimulai sejak 2019 melalui kerja sama Pemprov Kaltim dan Yayasan Konservasi Alam Nusantara (YKAN). Pada 2024, kawasan itu ditetapkan sebagai Situs Warisan Geologi melalui Keputusan Menteri ESDM yang mencakup 26 geosite.

Pada 2026, usulan tersebut memasuki tahap akhir melalui verifikasi lapangan oleh TVGN. Hasil verifikasi akan menjadi dasar penetapan Geopark Nasional oleh pemerintah pusat sekaligus membuka peluang Sangkulirang-Mangkalihat diusulkan sebagai UNESCO Global Geopark.(*)
Editor : TW

(Sumber: ANTARA, diolah VivaNusantara)

You may also like