Home DaerahKota SamarindaJangan Anggap Sepele, Cacingan Bisa Merenggut Nyawa Anak! Perlu Dicegah Sejak Dini

Jangan Anggap Sepele, Cacingan Bisa Merenggut Nyawa Anak! Perlu Dicegah Sejak Dini

by Redaksi
0 comments

Samarinda, VivaNusantara – Kasus Raya, balita berusia empat tahun asal Sukabumi, Jawa Barat, yang tubuhnya dipenuhi cacing gelang, menyentak perhatian publik. Peristiwa ini mengingatkan bahwa penyakit cacingan bukan hanya masalah pedesaan atau keluarga miskin.

Tak hanya menjadi kekhawatiran bagi masyarakat di pedesaan, nyatanya ancaman ini juga bisa menyerang siapa pun yang tinggal di perkotaan, bila kebersihan dan gizi tidak dijaga. Termasuk di Kota Samarinda yang penduduknya hampir menyentuh 1 juta jiwa.

Meski belum ada lonjakan kasus, Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinas Kesehatan Samarinda, Nata Siswanto, menegaskan potensi kecacingan tetap harus diwaspadai. “Penyakit ini bisa menyerang siapa saja, terutama anak-anak,” ujarnya, Senin (25/8/2025).

Menurut Nata, penyakit kecacingan sering tidak terdeteksi karena gejalanya samar “Cacing mengambil zat gizi dalam tubuh, menyumbat darah, menurunkan kadar hemoglobin, tapi anak bisa tetap tampak aktif. Tahu-tahu HB turun drastis sampai 6 atau 7, dan itu berbahaya,” paparnya.

Untuk mencegah kasus serupa, Dinas Kesehatan Samarinda rutin membagikan obat cacing massal bagi anak-anak sekolah dan remaja. “Program ini berjalan berkala. Remaja perempuan kami perhatikan lebih ketat karena risiko anemia lebih tinggi. Ini langkah antisipasi agar tidak ada korban,” tambahnya.

Balita itu meninggal bukan semata disebabkan infeksi cacing, tetapi dipicu juga dari lingkungan yang kotor, gizi buruk, dan pengawasan orang tua yang minim.

“Ini menunjukkan bahwa masalah kesehatan anak bukan sekadar soal obat, tapi pola asuh dan kesadaran hidup bersih,” kata Nata.

Ia menegaskan, cacingan tidak mengenal usia maupun profesi. “Di pedesaan banyak ditemukan pada petani, tapi di kota pun bisa terjadi jika kebiasaan cuci tangan dan pola makan sehat diabaikan,” tutupnya.

Penulis: Ellysa
Editor: Lisa

You may also like