Home DaerahKota SamarindaLapak Tak Kunjung Jelas, Pedagang Pasar Pagi Menagih Janji di Balai Kota

Lapak Tak Kunjung Jelas, Pedagang Pasar Pagi Menagih Janji di Balai Kota

by Redaksi
0 comments

Samarinda, VivaNusantara – Puluhan pedagang Pasar Pagi Samarinda yang tergabung dalam kelompok pemilik Surat Keterangan Tempat Usaha Berdagang (SKTUB) kembali menyuarakan kegelisahan mereka. Selasa (10/2/2026) pagi, para pedagang menggelar aksi demonstrasi di halaman Balai Kota Samarinda, menuntut kejelasan pembagian lapak pasca-revitalisasi Pasar Pagi.

Foto : Istimewa

Dengan membawa spanduk dan pengeras suara, para pedagang menyampaikan aspirasi secara terbuka. Mereka menilai proses pendistribusian lapak hingga kini masih belum transparan dan terkesan berlarut-larut tanpa kepastian yang jelas.

Aksi berlangsung di bawah pengawalan ketat aparat gabungan TNI-Polri dan Satpol PP yang berjaga di sekitar kawasan Balai Kota. Hingga siang hari, massa masih bertahan sambil bergantian menyampaikan orasi.

Foto : Istimewa

Bagi para pedagang, aksi ini bukan yang pertama. Sebelumnya, mereka telah beberapa kali mendatangi Kantor Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagperin) Kota Samarinda untuk mempertanyakan nasib lapak yang dijanjikan pasca-revitalisasi pasar.

Dalam tuntutannya, pedagang mendesak Pemerintah Kota Samarinda membuka secara transparan data penerima lapak tahap pertama dan kedua. Langkah tersebut dinilai penting untuk memastikan tidak ada pedagang pemilik SKTUB yang terpinggirkan dalam proses penataan ulang Pasar Pagi.

Foto : Istimewa

“Revitalisasi seharusnya membawa perbaikan, bukan ketidakpastian,” ujar salah satu perwakilan pedagang dalam orasinya.

Para pedagang berharap Pemkot Samarinda segera memberikan kepastian dan solusi konkret, agar aktivitas ekonomi mereka bisa kembali berjalan normal. Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak Pemerintah Kota Samarinda terkait tuntutan tersebut.(LS)

Editor : Lisa

You may also like