Home DaerahKota SamarindaMenunggu Langkah Nyata Pemerintah, Tiga Sekolah Negeri Samarinda Masuk Zona Rawan Bencana

Menunggu Langkah Nyata Pemerintah, Tiga Sekolah Negeri Samarinda Masuk Zona Rawan Bencana

by Redaksi
0 comments

Samarinda, VivaNusantara – Krisis ruang aman bagi pendidikan dasar di Samarinda kembali menjadi sorotan serius. Tiga sekolah negeri, SMP Negeri 48, SMP Negeri 24, dan SMP Negeri 27 kini masuk dalam kategori darurat risiko bencana, menyusul hasil evaluasi keselamatan lahan dan infrastruktur oleh Pemerintah Kota Samarinda.

Kepala Bapperida Samarinda, Ananta Fatuhurrozi, menjelaskan bahwa saat ini pemerintah tengah mengkaji dua opsi untuk menindaklanjuti laporan tersebut. Diantaranya relokasi ke lahan baru dan rekonstruksi dengan desain bangunan tahan bencana.

Namun, keputusan ini bukan sekadar persoalan teknis, tapi juga menyentuh ranah kebijakan publik yang menentukan masa depan ribuan siswa. Ia menegaskan, penentuan lokasi tidak bisa dilakukan asal-asalan. Pemerintah telah menyiapkan kriteria ketat, lokasi baru harus berada dalam jangkauan siswa, berstatus lahan milik Pemkot Samarinda dan tidak menimbulkan beban baru seperti biaya pembebasan yang tinggi.

“Kalau memang harus beli lahan, kami siapkan. Tapi harus tepat sasaran dan punya manfaat jangka panjang,” terangnya, Senin (3/11/2025).

Ananta menegaskan, langkah cepat ini bukan semata solusi jangka pendek bagi tiga sekolah tersebut, melainkan model penanganan terintegrasi untuk sekolah-sekolah lain di Samarinda yang menghadapi risiko serupa.

“Kalau relokasi terlalu berat biayanya, bisa dengan rekayasa bangunan, meninggikan pondasi, memperkuat drainase, atau sistem pengaman tanah permanen. Yang jelas, tidak boleh dibiarkan dalam kondisi saat ini,” tutup Ananta.

Penulis: Ellysa
Editor: Lisa

You may also like