Home DaerahKota SamarindaTak Cukup Kartu Kendali, Pemkot Samarinda Lakukan Kajian untuk Tabung Gas Non Subsidi

Tak Cukup Kartu Kendali, Pemkot Samarinda Lakukan Kajian untuk Tabung Gas Non Subsidi

by Redaksi
0 comments

Samarinda, VivaNusantara – Pemerintah Kota Samarinda tak lagi melihat distribusi LPG 3 kilogram sekadar urusan menyalurkan tabung gas murah. Lewat pendekatan berbasis data, kontrol sosial, dan partisipasi warga, distribusi gas subsidi diarahkan untuk menjangkau mereka yang benar-benar berhak.

Uji coba distribusi 11.720 tabung LPG subsidi, yang belum lama ini digelar menjadi pembelajaran penting bagi Pemkot Samarinda. Asisten II Bidang Ekonomi Pembangunan Sekretariat Daerah Kota Samarinda, Marnabas Patiroy, mengungkapkan bahwa pendekatan baru ini terbukti lebih efektif dalam mencegah penumpukan dan penyaluran tidak tepat sasaran.

“Sampai jam tertentu masih banyak tabung belum terjual. Itu artinya, warga prasejahtera sudah terlayani. Sisanya baru dijual ke umum daripada dikembalikan ke pangkalan,” jelas Marnabas, belum lama ini.

Saat ini, Pemkot Samarinda sudah mendistribusikan hampir 20 ribu kartu kendali LPG untuk keluarga prasejahtera. Namun, tantangannya justru datang dari warga yang tergolong mampu tapi tetap berusaha antre gas bersubsidi.

“Yang bermasalah justru yang tidak berhak tapi ikut antre. Kalau ada warga miskin belum dapat kartu, saya tantang lapor ke RT. Kalau masih tidak ditindak, datang langsung ke Dinas Perdagangan, kami bantu,” tegasnya.

Marnabas juga mengingatkan bahwa data penerima subsidi bukan sesuatu yang statis. Kondisi ekonomi bisa berubah setiap waktu, dan pembaruan data harus dilakukan secara berkelanjutan.

“Jangan malu melapor. Sistem kita terbuka,” tutupnya.

Pemkot Samarinda ke depannya juga menyiapkan opsi LPG non-subsidi ukuran 5,5 kg. Selanjutnya juga tengah direncanakan upaya untuk menghadirkan kemasan gas melon non-subsidi agar tidak mengganggu distribusi subsidi.

Penulis: Ellysa
Editor: Lisa

You may also like