Jakarta, VivaNusantara — Niatan membentuk Daerah Otonomi Baru (DOB) terus disuarakan oleh Pengurus Forum Koordinasi Daerah (Forkoda) Kaltim. Kehadiran para delegasi dalam pelantikan pengurus Forum Komunikasi Nasional Percepatan Pembentukan Daerah Otonomi Baru (Forkonas PP DOB) di Senayan, Jakarta, Selasa (10/6/2025), menjadi bagian gambaran semangat pemekaran wilayah di daerah masih menyala.
Ketua Harian Forkonas PP DOB, H Majedi Darham, secara tegas menyampaikan harapan agar moratorium pemekaran wilayah segera dicabut oleh pemerintah pusat.
“Terima kasih atas kehadiran Pak Yahya Ubay, Pak Sale Rahman dan Pak Jailani yang mewakili Calon DOB Kutai Tengah beserta kawan-kawan pejuang Calon DOB Kutai Utara sebagai delegasi Forkoda PP DOB se-Kaltim dalam acara pelantikan pengurus Forkonas se-Indonesia di ruang Komisi IV DPR RI, Gedung Kura-Kura Senayan,” tutur Majedi.
Dalam kesempatan tersebut, Majedi menegaskan kehadiran mereka merupakan bentuk keseriusan Forkoda Kaltim untuk memperjuangkan pemekaran delapan Calon DOB yang tersebar di provinsi tersebut.
“Kami yang hadir bukan hanya membawa semangat dari Kutai Tengah dan Kutai Utara, tetapi juga sebagai representasi dari delapan Calon DOB se-Kalimantan Timur. Harapan kami, moratorium segera dibuka dan delapan Calon DOB itu bisa segera dimekarkan,” tegasnya.
Dalam acara itu, hadir sejumlah tokoh dari Forkoda Kaltim PP DOB, yakni HM Yahya Ubay, selaku Wakil Ketua Forkoda, H Salehudin, sebagai Sekretaris Forkoda, dan H Muhammad Djailani, selaku Penasehat Forkoda.
Kehadiran mereka memperkuat posisi Forkoda Kaltim dalam memperjuangkan pembentukan daerah otonomi baru yang dinilai telah memiliki kesiapan baik dari segi administratif, sumber daya manusia, hingga pelayanan publik.
Forkoda Kaltim berharap agar Forkonas bisa menjadi motor penggerak yang tidak hanya mendesak pemerintah pusat untuk membuka moratorium, namun juga melakukan seleksi objektif terhadap daerah-daerah yang memang layak dimekarkan tanpa terjebak pada stigma kegagalan DOB terdahulu.
Penulis: Intan
Editor: Lisa