Home Berita NusantaraCrazy Rich Priok Tergantikan Mantan Buruh, Kursi Panas Komisi III Beralih ke Rusdi Masse

Crazy Rich Priok Tergantikan Mantan Buruh, Kursi Panas Komisi III Beralih ke Rusdi Masse

by Redaksi
0 comments

Jakarta, VivaNusantara – Pergantian pucuk pimpinan di Komisi III DPR RI mencuri perhatian publik. Nama Ahmad Sahroni, yang selama ini dikenal dengan julukan Crazy Rich Priok, resmi digantikan oleh Rusdi Masse Mappasessu. Keputusan itu diumumkan dalam rapat pimpinan DPR RI usai menerima usulan rotasi dari Fraksi Partai NasDem.

Wakil Ketua DPR RI, Sufmi Dasco Ahmad, menegaskan bahwa pergeseran tersebut dijalankan sesuai aturan internal dewan. “Komisi III dari Fraksi NasDem mengalami perubahan, dari sebelumnya Ahmad Sahroni kini diisi oleh Rusdi Masse,” ujarnya, Kamis (4/9/2025).

Perubahan ini dianggap sebagai langkah politik penting bagi NasDem. Ketua Fraksi NasDem DPR RI, Viktor Laiskodat, menilai penunjukan Rusdi sebagai bagian dari strategi partai merespons dinamika politik dan tuntutan publik.

Kehadiran Rusdi Masse di kursi Komisi III menambah cerita berbeda dalam wajah politik Senayan. Lahir di Sidenreng Rappang, Sulawesi Selatan, 3 Maret 1973, perjalanan Rusdi jauh dari gemerlap. Ia pernah merantau ke Jakarta dengan bekerja sebagai buruh hingga sopir truk sebelum kemudian merintis usaha pelayaran. Dari titik nol itu, ia membangun PT Bayumas Jasa Mandiri (BJM) dan menapak ke dunia bisnis.

Kariernya tak berhenti di dunia usaha. Rusdi masuk politik lokal dengan menjadi Bupati Sidrap selama dua periode (2008–2018). Setelah itu, ia memperkuat basis politiknya bersama Partai Golkar, sebelum akhirnya bergabung ke Partai NasDem dan dipercaya menjadi Ketua DPW Sulawesi Selatan.

Rusdi sudah duduk di Senayan sejak Pemilu 2019, awalnya di Komisi IV yang menangani pertanian dan maritim. Kini, sebagai Wakil Ketua Komisi III, ia menghadapi tantangan lebih berat: mengawasi kepolisian, kejaksaan, hingga KPK.

NasDem menyakini latar belakang Rusdi, sebagai pekerja keras, pengusaha, dan kepala daerah, membuatnya siap mengemban tugas pengawasan di bidang hukum. “Dengan pengalaman yang ia miliki, kami percaya Rusdi bisa membawa energi baru di Komisi III,” kata Viktor.

Peralihan dari figur flamboyan seperti Sahroni ke sosok yang pernah merasakan kerasnya hidup sebagai buruh dan sopir truk membuat dinamika politik di Komisi III semakin menarik untuk diikuti. Kini, publik menanti sejauh mana Rusdi mampu menjawab ekspektasi besar tersebut.

Editor: Lisa

You may also like