Balikpapan, VivaNusantara — Keselamatan kerja tak selalu bergantung pada alat pelindung atau prosedur teknis semata. Di Perumda Tirta Manuntung Balikpapan (PTMB), filosofi “selamat bekerja” dimulai dari perhatian pada hal-hal terkecil bahkan pada urusan pribadi karyawan, seperti suasana hati akibat konflik rumah tangga hingga aroma tubuh yang mengganggu kenyamanan rekan kerja.
Pendekatan itu terbukti berhasil. PTMB Balikpapan mencatatkan prestasi membanggakan, nihil kecelakaan kerja selama 10 tahun terakhir sejak 2015.
Direktur Operasional PTMB, Ali Rachman, mengungkapkan kecelakaan di tempat kerja tidak selalu disebabkan oleh faktor teknis atau kondisi alat. Sebaliknya, banyak kejadian yang bermula dari faktor psikologis dan sosial yang sering tidak disadari.
“Orang bisa celaka bukan karena alatnya rusak, tapi karena pikirannya sedang tak tenang. Misalnya, bertengkar dengan istri di rumah, masalah anak, atau konflik keluarga lain. Itu bisa bikin orang hilang fokus di lapangan,” jelas Ali, saat ditemui di ruangannya, Selasa (15/7/2025).
Menurutnya, manajemen PTMB menerapkan pendekatan menyeluruh dalam menjaga keselamatan. Mereka tak segan mengingatkan hal-hal yang terdengar remeh, seperti menjaga kebersihan tubuh. “Bau ketiak pun bisa memicu ketidaknyamanan. Kami sering menegur, karena itu bagian dari membangun lingkungan kerja yang sehat secara menyeluruh,” ungkapnya.

Direktur Operasional PDAM Balikpapan, Ali RachmanPerumda Tirta Manuntung Balikpapan (Foto: Tim VivaNusantara)
Bagi Ali, keselamatan kerja bukan semata-mata soal fisik, tapi juga soal suasana batin dan interaksi sosial di lingkungan kerja. Oleh karena itu, perusahaan aktif melakukan pendekatan pribadi kepada para pegawai, menyediakan ruang diskusi, serta menciptakan budaya kerja yang terbuka dan suportif.
Penghargaan Zero Accident yang diterima berturut-turut sejak tahun 2015 menjadi bukti bahwa pendekatan ini bukan sekedar teori. Pekerja di lapangan lebih sadar akan bertanggung jawab keselamatan, dan merasa lebih diperhatikan oleh perusahaan.
Selain itu perusahaan plat merah Balikpapan ini juga peraih Penghargaan Keselamatan dan Kesehatan P2 HIV dan AIDS di tempat kerja.
Penulis: Intan
Editor: Lisa