Samarinda, VivaNusantara – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang digadang sebagai terobosan nasional rupanya belum merata di Kalimantan Timur. Kabupaten Mahakam Ulu hingga kini masih menjadi wilayah kosong tanpa layanan satu pun Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).
Pendamping Koordinator Regional Badan Gizi Nasional (BGN) Kaltim, Muhammad Sirajul Amin Mubarak mengakui, saat ini sudah ada 40 SPPG yang beroperasi di Kaltim.
“Kecuali Kabupaten Mahakam Ulu yang belum ada sama sekali,” ujarnya, Senin (22/9/2025).
Ia mengakui minimnya sosialisasi program di Mahakam Ulu dan letak geografis yang terpencil serta akses transportasi yang sulit, menjadi kendala sehingga program MBG tidak berjalan di Kabupaten termuda di Kaltim itu.
“Mahulu memang kurang mendapat sosialisasi. Namun BGN berencana membangun SPPG di semua kabupaten/kota, termasuk Mahulu,” jelasnya.
Wakil Gubernur Kaltim, Seno Aji saat dikonfirmasi mengatakan akan segera mendorong pengadaan MBG di Mahakam Ulu pasca pelantikan Bupati baru di esok hari.
“Besok pagi jam 07.30 ada pergantian bupati, setelah itu kita segera dorong,” sebut Seno.
Ia turut menyinggung akan melakukan evaluasi terkait adanya temuan makanan basi di SMA 13 Samarinda. Seno menyebut akan memanggil Kanwil MBG Kaltim agar kejadian tersebut tidak terulang lagi.
“Kita akan panggil dan evaluasi, pokoknya jangan sampai terjadi lagi di Kalimantan Timur,” tutupnya.
Penulis: Ain
Editor: Lisa