Home DaerahKota SamarindaKaltim Kucurkan Rp49,8 Miliar, Jalan Tering–Ujoh Bilang 33 Kilometer Dikebut demi Putus Isolasi Kubar – Mahulu

Kaltim Kucurkan Rp49,8 Miliar, Jalan Tering–Ujoh Bilang 33 Kilometer Dikebut demi Putus Isolasi Kubar – Mahulu

by Redaksi
0 comments

Samarinda, VivaNusantara – Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur kembali menggelontorkan anggaran besar untuk mempercepat pembangunan infrastruktur di wilayah pedalaman. Kali ini, dana sebesar Rp49,8 miliar dikucurkan untuk pembangunan jalan provinsi lintas kabupaten yang menghubungkan Tering, Kabupaten Kutai Barat (Kubar), hingga Ujoh Bilang, Kabupaten Mahakam Ulu (Mahulu) sepanjang 33 kilometer.

Tampak pembangunan jalan poros Ujoh Bilang Kubar-Mahulu yg kini mulus ini sebagai bentuk hadirnya pemerintah terhadap respons masyarakat.

Proyek strategis ini menjadi salah satu upaya Pemprov Kaltim membuka keterisolasian wilayah barat Kaltim yang selama ini masih menghadapi tantangan serius, terutama akses jalan utama yang kerap menyulitkan mobilitas masyarakat maupun distribusi barang kebutuhan pokok.

Pembangunan Jalan Tering–Ujoh Bilang Tahap II tersebut dikerjakan melalui Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang dan Perumahan Rakyat (PUPR-Pera) Kaltim dengan target penyelesaian selama 175 hari kalender.

Rincian pembangunan Jalan Tering-Ujoh Bilang Tahap2 oleh Dinas PUPR-Pera (Pekerjaan Umum, Penataan Ruang dan Perumahan Rakyat) Kaltim

Berdasarkan data proyek, pekerjaan ini menggunakan anggaran APBD Pemprov Kaltim Tahun 2025 dengan nilai kontrak mencapai Rp49.837.970.500.

Pelaksana proyek dipercayakan kepada PT Belawa Maha Karya, sementara pengawasan dilakukan oleh CV Totality Engineers.

Perubahan kondisi jalan mulai terasa. Jika sebelumnya ruas ini dikenal sebagai jalur ekstrem dengan kubangan lumpur yang kerap menjebak kendaraan, kini progres pembangunan menunjukkan hasil signifikan. Bahkan saat kunjungan kerja Gubernur Kalimantan Timur Rudy Mas’ud, yang akrab disapa Harum, bersama jajaran DPRD Kaltim dan Forkopimda, rombongan dapat melintas dengan lebih lancar tanpa lagi menghadapi “drama roda terperosok”.

Gubernur Harum menegaskan, pembangunan jalan provinsi lintas kabupaten merupakan bentuk nyata kehadiran pemerintah dalam menjawab kebutuhan dasar masyarakat.

“Pembangunan jalan provinsi lintas kabupaten ini adalah kewajiban kami. Tujuannya untuk mempermudah arus lalu lintas orang maupun barang. Dengan akses yang semakin baik, distribusi kebutuhan pokok menjadi lebih cepat dan harga-harga bisa lebih terjangkau bagi masyarakat,” ujarnya.

Pemprov Kaltim menargetkan konektivitas ruas Tering–Ujoh Bilang dapat tersambung sepenuhnya pada 2027 mendatang. Jika rampung, jalan ini diyakini akan menjadi urat nadi penting pertumbuhan ekonomi, mempercepat pelayanan publik, sekaligus memperkuat pemerataan pembangunan hingga ke wilayah terluar Kaltim. (adv/*)

Editor : TW

You may also like