Home DaerahKota SamarindaKobaran api melahap bangunan di Jalan P Bendahara

Kobaran api melahap bangunan di Jalan P Bendahara

by Redaksi
0 comments

Samarinda, VivaNusantara – Malam yang seharusnya sunyi berubah menjadi kepanikan bagi warga Jalan P Bendahara, Gang Abu Bakar, Kelurahan Tenun, Kecamatan Samarinda Seberang. Kobaran api tiba-tiba membesar dan melahap permukiman padat penduduk, Kamis (8/1/2026) sekitar pukul 02.20 Wita.

Sedikitnya 9 rumah warga dan 7 unit sepeda motor hangus terbakar. Api baru berhasil dipadamkan sekitar pukul 04.30 Wita setelah lebih dari dua jam petugas berjibaku di tengah keterbatasan akses dan rapatnya bangunan.

 

Material rumah yang sebagian besar terbuat dari kayu, ditambah jarak antarbangunan yang sangat dekat, membuat api dengan cepat merambat. Warga yang terlelap tidur terpaksa berhamburan menyelamatkan diri dan harta benda seadanya.

 

Kepala Dinas Pemadam Kebakaran Kota Samarinda, Hendra AH, mengungkapkan bahwa gang sempit menjadi tantangan utama dalam proses pemadaman.
“Lokasi berada di gang dengan lebar sekitar 1 sampai 1,5 meter. Ini cukup menyulitkan armada untuk menjangkau titik api,” ujarnya.

Meski demikian, ketersediaan air di sekitar lokasi cukup membantu. Petugas dan relawan memanfaatkan sumber air dari parit dan rawa di sekitar permukiman. Sebanyak 4 posko dengan 8 unit armada dikerahkan, dibantu unit pemadam swasta serta puluhan relawan dari berbagai unsur.

“Pemadaman sekitar satu jam, dilanjutkan pendinginan lebih dari satu jam. Total ada 11 kepala keluarga atau sekitar 40 jiwa yang terdampak,” jelas Hendra.

Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini. Namun, beberapa warga dan relawan mengalami luka ringan saat proses evakuasi dan pemadaman.

 

“Satu warga mengalami sesak napas, tiga warga lainnya luka ringan, serta satu relawan juga mengalami cedera,” tambahnya.

Terkait penyebab kebakaran, Hendra menyebut masih menunggu hasil penyelidikan resmi. Dugaan awal mengarah pada korsleting listrik, namun kepastian akan disampaikan pihak kepolisian.

 

“Masih dugaan sementara. Penyebab pastinya menunggu hasil penyelidikan,” tegasnya.

Kini, warga terdampak harus memulai kembali dari sisa-sisa puing kebakaran, berharap uluran tangan dan perhatian untuk bisa bangkit dari musibah yang datang tanpa peringatan di tengah malam.

Penulis: Ellysa
Editor: Lisa

You may also like