Home DaerahKota SamarindaKonvensi Media Siber di Samarinda Hadirkan Tokoh Nasional, Bahas Masa Depan Pers di Tengah Gempuran Platform Digital

Konvensi Media Siber di Samarinda Hadirkan Tokoh Nasional, Bahas Masa Depan Pers di Tengah Gempuran Platform Digital

by Redaksi
0 comments

Samarinda, VivaNusantara – Sejumlah tokoh nasional dipastikan hadir sebagai narasumber dalam Konvensi Media Siber yang digelar di Hotel Claro Pandurata, Kompleks GOR Kadrie Oening, Samarinda, Sabtu (13/6/2026). Kegiatan ini menjadi pembuka rangkaian Wartawan Legend Bedapatan ke-4 yang mengusung tema “Pers Sehat Merawat Harmoni Benua Etam.”

Empat narasumber akan mengisi forum tersebut. Tiga di antaranya berasal dari Jakarta, yakni Ketua Komisi Hukum dan Perundang-undangan Dewan Pers Abdul Manan, Direktur Hak Cipta dan Desain Industri Kementerian Hukum RI Dr. Agung Darmasasongko, serta CEO KGI Network sekaligus Wakil Ketua Umum AMSI Upi Asmaradhana. Sementara dari Kalimantan Timur hadir Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kaltim HM Faisal.

Ketua Panitia Pelaksana, Charles Siahaan, mengatakan tema yang diangkat merupakan refleksi atas kondisi industri pers yang sedang menghadapi tantangan besar, terutama dalam aspek keberlanjutan ekonomi media.

Menurutnya, karya jurnalistik hingga kini belum memperoleh nilai ekonomi yang layak, meski masyarakat tetap mengeluarkan biaya untuk mengakses informasi melalui pembelian surat kabar maupun paket data internet.

“Persoalan ekonomi media menjadi salah satu isu penting yang harus dibahas bersama agar industri pers tetap sehat dan mampu menjalankan fungsi kontrol sosialnya,” ujarnya, Jumat (12/6/2026).

Konvensi Media Siber dijadwalkan dimulai pukul 13.00 Wita dengan peserta para pemimpin redaksi media cetak, elektronik, dan siber dari berbagai daerah di Kalimantan Timur. Panitia juga membuka kesempatan bagi media yang belum terverifikasi Dewan Pers untuk ikut berpartisipasi.

“Ini adalah ruang bersama bagi seluruh insan pers. Kami mengundang semua pemimpin redaksi dan wartawan untuk hadir dan berdiskusi,” kata Charles.

Selain kalangan media, panitia turut mengundang kepala dinas komunikasi dan informatika dari 10 kabupaten/kota di Kalimantan Timur serta para sekretaris DPRD yang selama ini menjadi mitra strategis dalam penyelenggaraan publikasi pemerintah.

Apresiasi Wartawan Senior dan Haul Insan Pers

Usai konvensi, rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan Malam Apresiasi Wartawan Legend yang tahun ini memasuki penyelenggaraan keempat sejak pertama kali digagas pada 2021. Sebelumnya, kegiatan serupa telah digelar di Samarinda, Bontang, dan Balikpapan.

“Tahun ini kembali dilaksanakan di Samarinda. Kami berharap pada tahun-tahun mendatang dapat digelar di kabupaten dan kota lainnya di Kalimantan Timur,” ujar Charles.

Salah satu tradisi yang terus dipertahankan dalam Wartawan Legend Bedapatan adalah pelaksanaan haul untuk mendoakan para wartawan yang telah wafat. Berdasarkan catatan panitia, sedikitnya 120 wartawan yang pernah mengabdikan diri di dunia pers Kalimantan Timur telah berpulang.

Panitia juga mengundang berbagai tokoh masyarakat serta pejabat daerah untuk menghadiri kegiatan tersebut, termasuk Gubernur dan Wakil Gubernur Kalimantan Timur.

Melalui forum ini, diharapkan lahir gagasan dan solusi untuk memperkuat kemerdekaan pers, profesionalisme jurnalistik, serta keberlanjutan ekonomi media di tengah perubahan lanskap industri informasi yang semakin dinamis.(*)
Editor : TW

You may also like