Home DaerahKota SamarindaMandau Layak Mendunia, BPK Galang Dukungan Masyarakat dan Komunitas Adat

Mandau Layak Mendunia, BPK Galang Dukungan Masyarakat dan Komunitas Adat

by Redaksi
0 comments

Samarinda, VivaNusantara – Balai Pelestarian Kebudayaan (BPK) Wilayah XIV tengah menggalang dukungan luas untuk mendorong Mandau, senjata tradisional suku Dayak, didaftarkan sebagai Warisan Dunia UNESCO. Kepala BPK Wilayah XIV, Lestari, menegaskan bahwa langkah ini hanya bisa terwujud jika ada komitmen nyata dari pemerinta, masyarakat dan komunitas budaya.

“Pada saat pengusulan itu, yang utama adalah apakah masyarakatnya mendukung, apakah komunitas mau membantu melestarikan. Menjaring dukungan jadi tahap awal yang sangat penting,” ujar Lestari saat ditemui, Sabtu (21/6/2025).

Mandau bukan sekadar senjata. Dalam budaya Dayak, Mandau adalah simbol kehormatan, identitas, dan warisan spiritual. Dibuat dengan teknik tradisional, Mandau umumnya memiliki ukiran khas, bilah logam berkualitas tinggi, serta hiasan berupa rambut atau ukiran tulang yang sarat makna filosofis. Di masa lalu, Mandau digunakan dalam ritual adat dan perlindungan diri, tetapi kini ia hidup sebagai artefak budaya yang merekam perjalanan panjang peradaban Kalimantan.

Setelah Mandau ditetapkan sebagai Warisan Budaya Takbenda Indonesia, BPK kini menyiapkan tahapan lanjutan untuk menuju level dunia. Salah satunya adalah penyusunan rencana aksi (action plan).

“Pasca nanti ditetapkan sebagai Warisan Dunia, harus ada rencana aksi. Kita harus memikirkan, bagaimana agar orang lebih mengenal Mandau, dan bagaimana benda budaya ini memberi manfaat bagi kita, terutama Kalimantan, ke depannya,” tambah Lestari.

Ia juga menyebutkan pentingnya kolaborasi lintas wilayah. “Mandau ini bukan milik satu daerah saja. Seluruh Kalimantan memiliki keterkaitan. Harapannya nanti ada ‘workroom’ bersama dari Kalimantan untuk mendukung proses pengajuan ini,” tandasnya.

Penulis: Intan
Editor: Lisa

You may also like