Samarinda, VivaNusantara – Aktivitas pagi di Jalan Juanda, Kecamatan Samarinda Ulu, mendadak berubah mencekam, Selasa (17/2/2026). Kecelakaan maut terjadi tepat di depan Universitas 17 Agustus 1945 Samarinda, melibatkan truk tangki pengangkut solar dan sepeda motor Honda Scoopy. Dua orang pengendara motor dilaporkan meninggal dunia.
Peristiwa nahas tersebut terjadi saat arus lalu lintas di kawasan itu terpantau ramai. Truk tangki bernopol B 9854 PFU yang dikemudikan Rudy Sihombing melaju dalam kondisi kosong dari arah Sangkulirang menuju Palaran.
“Saya lewat dari jalur kanan, sudah lewat. Ibu itu nyelip motor lain dari sebelah kiri. Tiba-tiba bunyi, baru saya rem,” ujar Rudy saat ditemui di lokasi kejadian.
Ia mengaku tidak melihat secara langsung detik-detik korban terjatuh. “Saya tidak berani lihat kondisinya. Posisi korban di sebelah kiri, langsung jatuh dan kena ban belakang,” ucapnya dengan nada terpukul.
Benturan keras menyebabkan pengendara Scoopy KT 4871 BBA dan seorang penumpang terjatuh lalu terlindas roda belakang truk. Warga yang berada di sekitar lokasi berupaya memberikan pertolongan dan segera melaporkan kejadian tersebut kepada aparat kepolisian.
Pamapta Regu III Polresta Samarinda, Ipda Riyan Rizki Hidayat, membenarkan insiden tersebut.
“Benar, kami menerima laporan dari masyarakat terkait kecelakaan di Jalan Juanda, depan Universitas 17 Agustus. Yang terlibat mobil tangki industri dan kendaraan roda dua,” jelasnya.
Kedua korban sempat dilarikan ke RSUD Abdul Wahab Sjahranie Samarinda untuk mendapatkan penanganan medis. Namun, berdasarkan informasi kepolisian, keduanya dinyatakan meninggal dunia.
Petugas telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan mengamankan kendaraan yang terlibat guna kepentingan penyelidikan lebih lanjut. Polisi juga mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati saat berkendara, khususnya di jalur padat, serta tidak memaksakan diri menyalip dari sisi kiri yang berisiko tinggi.(LS)
Editor : TW