Samarinda, VivaNusantara – Kasus perundungan antara remaja putri kembali viral di kalangan masyarakat. Kali ini terjadi Jalan Sultan Hasanuddin, Kecamatan Samarinda Seberang.
Dalam video viral berdurasi 20 detik pun memperlihatkan sekelompok remaja putri yang tengah melakukan pengeroyokan kepada satu orang. Kasus ini pun langsung mendapat perhatian dari Ketua Tim Reaksi Cepat Perlindungan Perempuan dan Anak (TRC PPA) Kaltim Rina Zainun.
Usai mendapatkan alamat keluarga dari korban, pihaknya pun langsung mendatangi ke lokasi. Mengetahui kasus ini viral di media sosial, orangtua korbanpun mengaku tidak terima setelag melihat dampak psikis dari anaknya.
“Terakhir ketemu dengan kondisinya masih ketakukan dan menangis. Anaknya pasti trauma, belum lagi bagian belakangnya masih sakit,” ujar Rina.
Atas hal tersebut pihaknya pun berupaya untuk melaporkan persoalan ini kepada pihak kepolisian. Selain itu ke depannya korban juga memerlukan penamdampingan secara psikis, untuk mengobati rasa traumanya.
“Ke depannya tentu akan ada visum secara fisik dan juga psikis,” tuturnya.
Untuk pemeriksaan secara psikis, Rina memastikan pihaknya akan kerja sama dengan UPTD Perlidungan Perempuan dan Anak (PPA). Sehingga dirinya pun berharap hal ini juga menjadi perhatian bagi semua pihak.
“Khususnya orangtua agar menjaga pergaulan anaknya, lalu pemerintah kembali menerapkan jam malam kalau bisa dimajukan dari jam 9 malam. Untuk mencegah terjadinya prilaku remaja yang mengarah ke kriminal,” pungkasnya.
Editor: Lisa