Home DaerahKota SamarindaButuh Rp900 Miliar, Kawasan Karang Mumus Bakal Dibangun Turap

Butuh Rp900 Miliar, Kawasan Karang Mumus Bakal Dibangun Turap

by Redaksi
0 comments

Samarinda, VivaNusantara – Hingga saat ini sistem pengendalian banjir di Samarinda masih menghadapi sejumlah tantangan besar. Salah satunya adalah kebutuhan pembangunan turap (sheet pile) di kawasan Karang Mumus yang diperkirakan memerlukan anggaran hingga Rp900 miliar.

Selain itu, Wali Kota Samarinda, Andi Harun menyatakan, Samarinda membutuhkan belasan pompa air, rumah pompa, serta tambahan kolam retensi di sejumlah titik strategis untuk memperkuat daya tampung air.

Ia juga menyoroti perlunya peningkatan kapasitas tampungan Waduk Benanga dan Waduk Lempake yang kini berada di bawah kewenangan Balai Wilayah Sungai (BWS) Kalimantan IV.

“Optimalisasi kedua waduk ini, akan berperan penting dalam menekan risiko limpasan air di kawasan perkotaan,” ujar Andi Harun, Kamis (23/10/2025).

Lanjutnya, intensitas hujan ekstrem yang mencapai 193 milimeter per detik baru-baru ini menjadi tantangan berat bagi sistem drainase Samarinda. “Dengan curah hujan sebesar itu, wajar sistem drainase kita kewalahan. Ini di luar prediksi dan di luar anomali iklim normal,” ujarnya.

Meski begitu, ia memastikan Pemkot Samarinda tidak tinggal diam. Sejumlah proyek pengendalian banjir masih berjalan secara bertahap, dan pemerintah terus mendorong sinergi dengan semua pihak. Bahkan, Kukar disebut telah bersedia membangun kolam retensi di kawasan perbatasan Samarinda–Kukar, tepatnya di sekitar Bandara APT Pranoto.

“Ini bukan pekerjaan jangka pendek, tapi kita akan terus bergerak sampai benar-benar tuntas,” tandasnya.

Penulis: Ellysa
Editor: Lisa

You may also like