Samarinda, VivaNusantara – Sebanyak 100 calon siswa Rintisan Sekolah Rakyat tingkat SMP dan SMA di Samarinda menjalani skrining kesehatan, sebelum memasuki Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS). Kegiatan ini berlangsung di Stadion Segiri Samarinda, Senin (14/7/2025).
Sementara itu kegiatan MPLS dijadwalkan baru mulai 1 Agustus 2025 di Balai Penjaminan Mutu Pendidikan (BPMP) Kaltim. Pemeriksaan ini menjadi langkah awal untuk memastikan kesiapan fisik dan kebugaran peserta didik yang berasal dari berbagai latar belakang.
Kepala Bidang Pelayanan Kesehatan Dinkes Samarinda, Melliyani Agustini, menyebut pemeriksaan dilakukan secara menyeluruh, meliputi kesehatan mata, telinga, dan kondisi umum, dengan melibatkan sekitar 20 hingga 50 tenaga kesehatan.

Potret calon siswa rintisan sekolah rakyat yang sedang melakukan skrining kesehatan. (Foto: Ellysa)
“Setelah pemeriksaan kesehatan, siswa akan lanjut ke tes kebugaran. Ini wajib untuk semua peserta, dan target 100 anak bisa rampung hari ini,” jelasnya,
Sementara itu, Hasyim, Kepala Rintisan Sekolah Rakyat, menyatakan bahwa aktivitas belajar baru bisa dimulai setelah renovasi asrama selesai dan perabotan masuk pada 30 Juli. “MPLS kita mulai 2 Agustus, khusus karena sekolah ini berasrama. Tahap awal masih fokus adaptasi karakter,” ujarnya.
Ia menambahkan bahwa pembelajaran akan mengadopsi sistem terintegrasi, dengan guru melakukan rotasi antarjenjang. “Karena masih kelas 1, beban guru bisa diatur fleksibel. Fokus kita bukan hanya akademik, tapi juga membentuk karakter kuat sejak awal,” pungkasnya.
Penulis: Ellysa
Editor: Lisa