Home DaerahKota SamarindaTamiya Ngebut ke PON, IMI Pusat Siap Kawal Komunitas Kaltim

Tamiya Ngebut ke PON, IMI Pusat Siap Kawal Komunitas Kaltim

by Redaksi
0 comments

Samarinda, VivaNusantara — Eksistensi komunitas Tamiya di Kalimantan Timur mulai dilirik serius oleh Ikatan Motor Indonesia (IMI) Pusat. Komunitas tersebut mendapat dukungan penuh agar Mini 4WD masuk sebagai cabang olahraga resmi di ajang Pekan Olahraga Nasional (PON) mendatang.

Hal ini disampaikan langsung oleh Chief Steward IMI Pusat, Febriyanto, saat menghadiri Zaprun Mini 4WD yang digelar di GOR Segiri, Samarinda. Menurutnya, keberadaan komunitas-komunitas lokal harus dijaga agar tetap aktif, sebagai langkah awal menuju pengakuan nasional.

“Kedatangan saya hanya untuk menjaga komunitas ini tetap eksis, terutama untuk Kalimantan. Apalagi atletnya seperti sudah berhasil meraih emas di PON kemarin di Medan,” ungkap Febriyanto, Sabtu (21/6/2025).

Tamiya, atau yang secara teknis dikenal sebagai Mini 4WD, merupakan mobil mini bertenaga baterai yang dijalankan di lintasan khusus tanpa kendali langsung dari pemain. Meski tergolong permainan, Tamiya telah berkembang menjadi olahraga kompetitif yang melibatkan kecepatan, teknik modifikasi, dan strategi desain mobil.

Menurut Febriyanto, IMI telah menggelar Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Tamiya yang kini masuk seri-seri bergengsi di berbagai kota. “Bulan kemarin seri ketiganya di Makassar, sebelumnya di Jakarta, dan nanti akan dilanjutkan ke Surabaya dan Bali,” jelasnya.

Untuk Kalimantan Timur, IMI Daerah direncanakan akan mengajukan jadwal tuan rumah Kejurnas ke IMI Pusat tahun depan. Hal ini menjadi sinyal positif bagi komunitas agar tak hanya menjadi peserta, tetapi juga penyelenggara di tingkat nasional.

“Kita harapkan tahun depan bisa masuk jadwal Kejurnas. Komunitas di sini cukup aktif dan potensial,” tambah Febriyanto.

Meski pada PON sebelumnya Mini 4WD baru berstatus sebagai cabang ekshibisi, IMI Pusat optimistis Tamiya akan menjadi cabang resmi pada PON 2028 di NTT dan NTB.

“Ini baru pertama kali diterima secara resmi di PON kemarin. Tapi statusnya masih ekshibisi. Target kita, 2028 sudah resmi jadi cabor penuh,” ujarnya.

Febriyanto juga menyebut bahwa koordinasi dengan KONI dan Dinas Pemuda dan Olahraga daerah sudah mulai dilakukan untuk menggelar Pra Porprov sebagai ajang seleksi menuju PON mendatang.

“Kita bersama KONI sudah mulai bergerak, dan tahun depan ada PRAPORPROV untuk pembinaan atlet. Harapannya, Kaltim bisa kembali meraih medali emas di PON berikutnya,” tutup Febriyanto.

Penulis: Intan
Editor: Lisa

You may also like