Home NasionalHISPPI dan Axioo Berkolaborasi Dorong Kompetensi Digital Instruktur Nonformal Indonesia

HISPPI dan Axioo Berkolaborasi Dorong Kompetensi Digital Instruktur Nonformal Indonesia

by Redaksi
0 comments

Jakarta, VivaNusantara — Langkah menuju transformasi pendidikan vokasi nonformal kembali terwujud. Himpunan Seluruh Pendidik dan Penguji Indonesia Pendidikan Nonformal (HISPPI PNF) menggandeng PT Tera Data Indonesia (Axioo) melalui penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) untuk meningkatkan kompetensi digital ribuan instruktur dan penguji di seluruh Indonesia.

Kesepakatan strategis ini berlangsung dalam rangkaian Seminar Nasional, Pelantikan, dan Pengukuhan Dewan Pengurus Pusat (DPP) HISPPI PNF periode 2025–2030 yang digelar di Hall Kebayoran Park Hotel, Jakarta, pada Kamis (30/10/2025). Acara tersebut mengusung tema “Tingkatkan Kompetensi Vokasional melalui Transformasi Digital bagi Pendidik dan Penguji Pendidikan Nonformal.”

Melalui kerja sama ini, HISPPI dan Axioo berkomitmen membekali para pendidik nonformal dengan sistem pembelajaran berbasis teknologi yang adaptif terhadap era Revolusi Industri 4.0 dan Society 5.0.

Axioo, sebagai mitra strategis, memberikan kontribusi nyata lewat Axioo Class Program yang berfokus pada peningkatan kompetensi instruktur di seluruh Indonesia.

Wakil Presiden Business Development and Strategic Partnership Axioo, Timotius Theopelus, menegaskan peran pengajar perlu berevolusi.

“Guru bukan lagi sekadar sumber ilmu. Dengan hadirnya teknologi Artificial Intelligence (AI), instruktur harus mampu berperan sebagai fasilitator yang mengarahkan dan mengendalikan AI,” ujarnya.

Axioo juga meluncurkan program lanjutan bertajuk Intell Skill for Innovation yang telah menjaring 400 instruktur tahap awal. Program pelatihan senilai Rp5 juta per peserta ini diberikan secara gratis bagi anggota HISPPI, mencakup berbagai bidang keterampilan, mulai dari tata boga hingga tata rias, untuk mendorong inklusi digital lintas sektor.

Ketua Komisi X DPR RI, Hetifah Sjaifudian turut memberikan apresiasi dan menegaskan pentingnya penguasaan AI bagi para pendidik.

“Pendidik tidak akan tergantikan oleh teknologi, tetapi mereka yang tidak mampu memanfaatkannya akan tertinggal. Maka penguasaan AI menjadi keniscayaan,” tegasnya.

Ia juga berjanji akan mengusulkan peningkatan alokasi anggaran bagi program revitalisasi pendidikan nonformal, termasuk untuk pengembangan konten digital dan bimbingan teknis transformasi pembelajaran.

Hal senada disampaikan oleh Direktur Kursus dan Pelatihan, Ditjen Pendidikan Vokasi, Saryadi . Ia menilai kemitraan ini menjadi langkah penting dalam menyiapkan tenaga pengajar yang relevan dengan kebutuhan industri.

“Axioo telah menjadi mitra strategis kami dalam pelaksanaan program magang instruktur. Sinergi ini diharapkan terus diperluas untuk memperkuat SDM pendidikan vokasi,” ujarnya.

Ketua Umum DPP HISPPI PNF 2025–2030, Rifyanto Bakri menegaskan bahwa kerja sama lintas sektor menjadi kunci membangun mutu pendidikan vokasi yang berdaya saing.

“Kolaborasi antara organisasi profesi dan dunia industri, seperti HISPPI dan Axioo, menjadi langkah strategis agar lulusan lembaga kursus dan pelatihan selaras dengan kebutuhan dunia kerja,” katanya.

Selain penandatanganan MoU, kegiatan ini juga dirangkai dengan peluncuran platform digital Hello HISPPI sebuah inovasi yang menghadirkan sistem keanggotaan digital, jingle resmi, dan database nasional instruktur nonformal.

Kolaborasi antara HISPPI dan Axioo menjadi simbol sinergi pendidikan dan industri dalam mewujudkan visi Indonesia Emas 2045 melalui penguatan sumber daya manusia yang cerdas, kreatif, dan adaptif terhadap perkembangan teknologi.

Penulis: Intan
Editor: Lisa

You may also like