Siak, VivaNusantara – Kawanan gajah liar dilaporkan memasuki kawasan perumahan karyawan PT Arara Abadi Distrik Tapung, Kampung Rantau Bertuah, Kecamatan Minas, Kabupaten Siak, sejak Sabtu (21/2/2026) dini hari hingga Minggu pagi. Insiden tersebut menyebabkan kerusakan pada bangunan mess security serta sejumlah kendaraan milik karyawan.
Kapolres Siak, Sepuh Ade Irsyam Siregar, membenarkan peristiwa tersebut. Ia menyatakan, aparat kepolisian langsung melakukan pemantauan dan koordinasi dengan pihak perusahaan serta unsur terkait untuk memastikan situasi tetap aman.
“Berdasarkan laporan dari Polsek Minas, kawanan gajah berjumlah sekitar 11 ekor masuk ke area perumahan karyawan sekitar pukul 07.00 WIB. Hewan tersebut sempat mendorong dan merobohkan dinding mess security serta merusak tiga unit sepeda motor yang terparkir di lokasi,” ujarnya kepada wartawan, Minggu (22/2/2026).
Menurutnya, rangkaian kejadian telah terdeteksi sejak Sabtu dini hari sekitar pukul 02.00 WIB saat kawanan gajah berada di sekitar area konsesi perusahaan. Situasi berangsur kondusif setelah sekitar pukul 09.30 WIB kawanan gajah kembali masuk ke kawasan hutan dan meninggalkan permukiman.
Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Meski demikian, kepolisian mengimbau masyarakat dan pihak perusahaan meningkatkan kewaspadaan, terutama di wilayah yang berbatasan langsung dengan habitat satwa liar.
“Kami mengutamakan langkah pencegahan dan keselamatan masyarakat. Personel di lapangan juga berkoordinasi dengan perusahaan dan stakeholder terkait untuk pemantauan lanjutan agar potensi konflik manusia dan satwa dapat diminimalisir,” jelasnya.
Kapolres menegaskan, masuknya gajah ke kawasan permukiman bukan semata persoalan keamanan, tetapi juga berkaitan dengan dinamika ekosistem serta ruang jelajah satwa yang semakin beririsan dengan aktivitas manusia.
Karena itu, pendekatan yang dilakukan lebih mengedepankan mitigasi dan langkah preventif dibanding tindakan represif.
“Kami mengajak masyarakat dan perusahaan tidak melakukan tindakan yang memicu kepanikan atau membahayakan satwa. Jika kembali terjadi pergerakan gajah, segera laporkan agar dapat ditangani secara terukur,” tegasnya.
Hingga kini, jajaran Polsek Minas bersama pihak terkait masih melakukan pemantauan di sekitar lokasi guna memastikan keamanan warga dan aktivitas perusahaan tetap berjalan normal.
Sumber : Media Center Riau
Editor : TW