Home DaerahKota SamarindaLimbah Ilegal Ditutup, Air Bersih Kembali Mengalir Sempaja Utara

Limbah Ilegal Ditutup, Air Bersih Kembali Mengalir Sempaja Utara

by Redaksi
0 comments

Samarinda, VivaNusantara – Setelah tempat pembuangan limbah ilegal di area RT 37, Kelurahan Sempaja Utara, Kecamatan Samarinda Utara ditutup, warga RT 35 yang sebelumnya terdampak kini mulai bisa bernapas lega. Kondisi air yang sempat tercemar perlahan kembali pulih dan dapat digunakan sebagaimana mestinya.

Petani terdampak, Arbani, mengatakan pasca penutupan lokasi pembuangan limbah tersebut, sumber aliran air yang menjadi tumpuan warga sekitar untuk kebutuhan pertanian maupun kegiatan sehari-hari sudah kembali bisa diandalkan.

“Alhamdulillah sekarang sudah bersih dan jernih kembali,” ungkapnya, Sabtu (25/10/2025).

Arbani menjelaskan, air yang sebelumnya menimbulkan rasa gatal kini telah kembali jernih sehingga bisa dipakai lagi untuk menyiram tanaman. Begitu pula dengan tambak ikan, yang menurut Arbani kini dapat kembali memanfaatkan air untuk proses penggantian seperti sebelum terjadi pencemaran.

“Dulu sempat mati beberapa ikannya, tapi sekarang bisa dipake lagi sudah,” papar Arbani.

Ia menambahkan, sejak dilakukan penyegelan lokasi pembuangan limbah, tidak ada lagi aktivitas pembuangan sampah ke aliran air tersebut. Arbani juga menyampaikan terima kasih kepada Pemerintah Kota Samarinda karena telah merespons keluhan warga, serta kepada insan pers yang membantu menyuarakan kondisi mereka hingga mendapat perhatian.

“Terima kasih banyak untuk semua yang berperan, berkat semuanya kami bisa bekerja lagi dengan nyaman, mengandalkan sumber air kami,” jelas Arbani.

Sementara itu, Lurah Sempaja Utara Dzulkifli menegaskan pihaknya akan selalu terbuka terhadap setiap keluhan masyarakat. Ia turut merasa senang karena kegiatan pertanian dan usaha warga yang bergantung pada sumber air kini bisa berjalan kembali.

“Nikmati lah kembali airnya, Alhamdulillah pekerjaan kita bisa jalan kembali dengan lancar. Jangan ragu untuk melapor jika ada kejadian lagi,” tutup Dzulkifli.

Penulis: Ain
Editor: Lisa

You may also like