Samarinda, VivaNusantara – Upaya mencetak generasi muda yang melek etika dan budaya politik terus digencarkan. Komunitas Emak Peduli Anak sukses menggelar seminar bertajuk “Membangun Etika dan Budaya dalam Dunia Politik” pada Senin (19/5/2025) di Gedung BPU, Kecamatan Sebulu.
Kegiatan ini menjadi ruang dialog terbuka yang menyasar kalangan muda dan masyarakat umum, guna membangun kesadaran politik yang beradab dan berbudaya.

Ruang dialog terbuka dengan narasumber yang Kompeten dibidangnya
Acara yang dimulai pukul 08.00 WITA ini menghadirkan narasumber kompeten di bidangnya, di antaranya Salehuddin, Sekretaris Komisi I DPRD Kalimantan Timur yang membidangi hukum.
Ia menekankan pentingnya keterlibatan masyarakat dalam proses politik secara santun dan berdasarkan hukum.
“Budaya politik yang sehat lahir dari kesadaran kolektif. Etika dalam berpolitik bukan hanya milik elite, tetapi tanggung jawab kita bersama,” ungkap Salehuddin dalam paparannya.
Menambah sudut pandang dari media, Melisa, selaku Redaktur Vivanusantara dan anggota Forum Jurnalis Perempuan Indonesia (FJPI) Kaltim, mengajak peserta untuk kritis menyaring informasi politik di era digital. Ia juga mendorong media untuk memainkan peran strategis sebagai penjaga etika publik.
Sementara itu, Masrani, akademisi dari Universitas Kutai Kartanegara (Unikarta), membedah dinamika budaya politik dari sudut pandang sosiologis.
Ia menyampaikan pelibatan masyarakat dalam ranah politik harus diawali dari pendidikan karakter dan literasi politik sejak dini.
Acara ini diikuti dengan antusias oleh puluhan peserta dari berbagai latar belakang.
Selain materi yang padat dan membangun, peserta juga mendapatkan fasilitas menarik seperti seminar kit hingga doorprize.
Penulis: Intan
Editor: Lisa